- Hanif Sjahbandi menjalani operasi untuk mengatasi bone spur di pergelangan kaki.
- Proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan diperkirakan butuh 3–4 pekan.
- Persija berharap Hanif, Ryo Matsumura, dan Gustavo Almeida bisa segera kembali merumput.
Suara.com - Hanif Sjahbandi harus menepi sejenak dari laju Persija di pertengahan Super League 2025/2026 karena harus menjalani pemulihan pasca operasi.
Gelandang berusia 28 tahun itu mengalami masalah pada pergelangan kaki bagian depan berupa bone spur, tulang yang tumbuh tak pada tempatnya, mengganggu geraknya hingga menahan lajunya.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Hanif telah menjalani tindakan operasi dan bersyukur prosedur berjalan lancar.
Kini, Hanif fokus memasuki fase pemulihan. Ia akan belajar kembali melangkah, setahap demi setahap, sebelum akhirnya kembali berlari garang di tengah lapangan.
Dokter tim Persija, Muhammad Andeansah menjelaskan bahwa proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana dan memerlukan waktu sekitar satu bulan untuk Hanif kembali berlaga.
“Alhamdulillah operasi Hanif berjalan lancar tanpa kendala," kata Ande dalam keterangannya.
"Saat ini ia memasuki fase pemulihan awal yang mencakup pengurangan inflamasi dan pengembalian mobilitas sendi secara bertahap," jelasnya.
Persija mendoakan proses pemulihan Hanif berjalan lancar dan berharap ia segera kembali merumput bersama tim.
Doa yang sama juga dipanjatkan untuk Ryo Matsumura dan Gustavo Almeida, yang juga tengah berjuang dalam masa pemulihan.
Baca Juga: Kenapa Rizky Ridho Pilih Bertahan di Persija Jakarta meski Berpeluang Abroad?
"Hanif diperkirakan dapat kembali beraktivitas penuh dalam waktu sekitar 3–4 pekan," ucapnya.
"Kami optimistis Hanif dapat pulih tepat waktu dan kembali memberikan kontribusi penting bagi Persija dalam lanjutan kompetisi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik