- Timnas Indonesia U-22 belum meraih kemenangan dalam empat laga uji coba terakhir.
- Pertahanan rapuh dan mentalitas pemain jadi masalah paling mencolok.
- Indra Sjafri masih mencari komposisi terbaik sebelum menentukan 20 pemain ke SEA Games 2025.
Di SEA Games, Indonesia akan bertemu negara-negara yang punya persiapan lebih stabil.
Karena itu, kemampuan menghadapi tekanan dan menjaga ketenangan menjadi kunci agar permainan bisa mengalir sesuai rencana.
Komposisi Tim Belum Stabil
Di luar dua masalah utama tadi, struktur pemain inti juga belum terlihat solid. Dari dua pertandingan kontra Mali, hanya lima pemain yang tampil konsisten sebagai starter.
Situasi ini menandakan formasi terbaik masih dicari, padahal jatah pemain untuk SEA Games hanya 20 orang.
Indra Sjafri perlu menyeleksi secara cermat siapa saja yang benar-benar siap memberikan kontribusi maksimal.
Kesalahan dalam menentukan komposisi bisa memengaruhi stabilitas permainan secara keseluruhan.
Menatap Thailand dengan Harapan Baru
Jika dua kekurangan utama—pertahanan dan mentalitas—bisa diperbaiki dalam waktu dekat, peluang Indonesia U-22 untuk bersaing ketat di Thailand tetap terbuka.
Baca Juga: Ivar Jenner Temukan Strategi Bermain untuk SEA Games 2025
Garuda Muda tinggal membutuhkan konsistensi agar persiapan menuju SEA Games 2025 berjalan sesuai target.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan
-
Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar