Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 22 November 2025 | 12:43 WIB
Timur Kapadze (IG Timur Kapadze)
Baca 10 detik
  • Timur Kapadze jadi kandidat kuat pelatih baru Timnas Indonesia.

  • PSSI tertarik keahlian Kapadze bangun tim muda dan integrasi naturalisasi.

  • Kapakadze tiba di Jakarta, negosiasi kontrak akan dibahas usai kunjungan.

Suara.com - Ketertarikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terhadap Timur Kapadze, mantan pelatih Timnas Uzbekistan, semakin menguat setelah ia dilaporkan tiba di Jakarta pada Jumat (21/11/2025).

Kabar dari media Vietnam, Bao Moi, menyebutkan bahwa PSSI dikabarkan akan segera menawarkan kontrak berdurasi dua tahun kepada Kapadze.

Timur Kapadze dianggap sebagai sosok yang sangat diunggulkan PSSI karena catatan prestasinya yang cemerlang selama mengarsiteki Timnas Uzbekistan.

Prestasinya yang paling menonjol adalah berhasil membawa Uzbekistan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut.

Namun, karier Kapadze di Uzbekistan terhenti ketika ia digeser menjadi asisten pelatih, dan posisinya sebagai pelatih kepala digantikan oleh legenda sepak bola Italia, Fabio Cannavaro, menjelang turnamen akbar tersebut.

Inilah yang menjadi alasan utama Kapadze memilih untuk mengundurkan diri sebagai asisten pelatih dan mencari tantangan baru di luar Uzbekistan.

Media Vietnam tersebut juga menyoroti kemampuan Kapadze yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini.

“Pelatih Kapadze juga sangat dihargai atas kemampuannya membangun tim yang kohesif dan menjalin hubungan baik dengan para pemain muda, sebuah faktor yang sesuai dengan strategi peremajaan dan naturalisasi Indonesia,” demikian kutipan dari media Bao Moi.

Faktor kemampuan manajerial dan kepemimpinan Kapadze dianggap cocok dengan strategi PSSI dalam upaya peremajaan dan pengembangan program naturalisasi pemain.

Baca Juga: 5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Mulai Diseleksi Pekan Depan

Media itu menilai Timur Kapadze hampir pasti akan segera meneken kontrak kerja sama dengan PSSI dalam waktu dekat.

Penunjukan pelatih kepala baru Timnas Indonesia memang telah dinanti sejak PSSI mengambil keputusan untuk memecat Shin Tae-yong pada awal Januari 2025.

Sebelumnya, PSSI telah menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong, tetapi eks bintang Barcelona itu gagal membawa Skuad Garuda melaju ke Piala Dunia 2026.

Kerja sama antara PSSI dan Kluivert berakhir pada pertengahan Oktober 2025 setelah Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran keempat.

Media Bongda menambahkan bahwa kriteria pelatih baru yang dibutuhkan Timnas Indonesia haruslah individu yang memiliki pemahaman mendalam tentang kultur sepak bola di Asia.

Kriteria lainnya yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk mengelola dan bekerja secara efektif dengan para pemain multikultural, termasuk pemain naturalisasi.

Kapakadze yang kini berusia 44 tahun dinilai oleh Bongda sebagai sosok ideal untuk menjawab tantangan dan target pengembangan Timnas Indonesia.

Ia dipercaya mampu meremajakan skuad, mengoptimalkan pemain naturalisasi, serta membangun gaya bermain yang modern, unik, dan dekat dengan para pemain muda.

Jika Kapadze resmi ditunjuk, langkah ini akan menjadi penentuan strategis untuk membangun kembali fondasi sepak bola Indonesia demi mencapai sasaran besar di turnamen regional seperti SEA Games dan Piala AFF, serta Kualifikasi Piala Dunia.

Kedatangan Timur Kapadze di Indonesia, yang pertama kali diungkap oleh pengamat sepak bola nasional Effendi Gazali, menarik perhatian serius dari media-media di kawasan Asia Tenggara.

Mantan juru taktik Timnas Uzbekistan itu tiba di Jakarta untuk memenuhi undangan wawancara dengan calon pelatih Timnas Indonesia yang dijadwalkan PSSI pada akhir November 2025.

Setelah mendarat, Kapadze terlihat mendatangi Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk menunaikan ibadah salat Jumat.

Saat dijumpai oleh awak media, Kapadze membenarkan bahwa ia sempat dihubungi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.

Namun, ia menegaskan bahwa pembicaraan yang dilakukan belum mencapai tahap serius yang mengarah pada penandatanganan kontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia.

“Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji,” ujar Timur dikutip dari Antara, Jumat (21/11/2025).

“Tapi, tidak konkret. Pertanyaannya itu apakah ada keinginan. Jadi, saya langsung mengatakan bahwa ada rencana kunjungan (ke Indonesia). Setelah kunjungan, bisa dibahas,” tambahnya, memberikan sinyal bahwa negosiasi kontrak akan menjadi agenda setelah kunjungannya.

Kapakadze diyakini membawa angin segar dan harapan besar bagi PSSI untuk membawa Timnas Indonesia bangkit pasca kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia.

Load More