-
PSSI akan wawancarai 5 kandidat pelatih Timnas Indonesia minggu depan.
-
Nama pelatih dirahasiakan karena masih terikat kontrak klub lain.
-
Pemilihan pelatih berorientasi pada kesesuaian karakter pemain dan prestasi.
Suara.com - Para penggemar setia Timnas Indonesia harus menunggu sedikit lebih lama untuk mengetahui siapa sosok yang akan menukangi Skuad Garuda selanjutnya.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan bahwa proses pemilihan juru taktik baru akan dimulai secara saksama pada pekan mendatang.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yang juga merupakan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, telah menyiapkan rangkaian evaluasi komprehensif.
Penilaian tersebut ditujukan kepada lima nama pelatih yang menjadi kandidat utama untuk menangani Timnas Indonesia.
Namun, demi alasan profesionalisme, nama-nama kelima kandidat tersebut masih dijaga kerahasiaannya hingga saat ini.
Sumardji secara tegas menyatakan bahwa PSSI tidak dapat mengungkapkan identitas calon pelatih karena faktor privasi individu.
Selain itu, pertimbangan utama lainnya adalah ikatan kontrak yang saat ini masih mengikat para pelatih tersebut di klub masing-masing.
Sumardji bersama Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, telah menerima mandat khusus untuk melaksanakan tahapan wawancara kepada kelima kandidat pelatih.
Mandat tersebut menandai dimulainya fase penentuan kritis dalam mencari pemimpin baru bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Isu Panas Pelatih Timnas Indonesia Setelah STY dan Patrick Kluivert Digaji Rendah
“Kami ingin menentukan atau memilih itu yang terbaik, mekanismenya kami sudah mempunyai Direktur Teknik,” ujar Sumardji saat konferensi pers yang berlangsung di GBK Arena, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 20 November 2025.
Sumardji menjelaskan alur mekanisme seleksi yang harus dilalui oleh para kandidat.
"Jadi mekanisme itu dari mana-mana, semua masuknya ke Direktur Teknik. setelah diolah, diproses Dirtek dengan saya baru kami mencetak namanya. Inteviewnya minggu depan," paparnya secara rinci.
PSSI bertekad untuk memastikan bahwa pilihan pelatih yang diambil adalah sosok yang paling sesuai dan mampu menyelaraskan diri dengan karakter permainan Timnas Indonesia.
Pencarian pelatih tidak hanya berhenti pada nama besar, tetapi pada kecocokan filosofi dan visi pengembangan.
“Berkaitan dengan kelima pelatih ini, saya dan pelatih Alexander bersama anggota Exco PSSI lainnya diminta untuk melakukan wawancara,” ungkap Sumardji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
-
KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka