- Omar Souto, mantan manajer timnas Argentina yang vital bagi karier Lionel Messi, meninggal dunia pada usia 73 tahun.
- Souto berperan penting meyakinkan Messi memilih Argentina daripada Spanyol, membukakan jalan bagi sejarah sepak bola modern.
- Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengumumkan duka cita atas dedikasi Souto selama lebih dari 30 tahun mengabdi.
Suara.com - Dunia sepak bola Argentina tengah berduka. Omar Souto, mantan manajer tim nasional Argentina yang berjasa besar dalam perjalanan karier Lionel Messi, meninggal dunia pada usia 73 tahun, Minggu waktu setempat.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) dalam pernyataan resmi yang penuh penghormatan.
“Dengan sangat sedih, Asosiasi Sepak Bola Argentina mengumumkan wafatnya Omar Souto, manajer historis tim nasional. Terima kasih atas solidaritas, dedikasi, dan komitmen tanpa tanding bagi Albiceleste,” tulis AFA.
Souto disebut sebagai salah satu orang pertama dari AFA yang menghubungi Messi untuk meyakinkannya membela negara kelahirannya.
Pada masa itu, Messi juga mendapat peluang untuk memperkuat Spanyol setelah hijrah ke Catalonia pada usia 13 tahun.
Dalam wawancara dengan TyC Sports pada 2021, Souto mengenang momen ketika pertama kali mendengar bakat Messi dari staf timnas Spanyol pada Piala Dunia U-20 di Nigeria.
“Seseorang dari staf Spanyol berkata, ‘Kenapa kalian tidak membawa anak dari Barcelona itu? Dia lebih baik dari semua pemain di sini,’” kenangnya.
Begitu kembali ke Argentina, Souto mencari cara menghubungi keluarga Messi.
Ia menelepon berbagai nomor keluarga Messi hingga akhirnya terhubung dengan sang ayah.
Baca Juga: Hansi Flick Siap Latih Lionel Messi jika kembali ke Barcelona
“Ayahnya berkata, ‘Akhirnya kalian menghubunginya. Anak saya ingin bermain untuk tim nasional Argentina.’”
Keputusan itu kemudian menjadi salah satu momen terpenting dalam sejarah sepak bola modern.
Messi kini telah mencatat 196 penampilan, 116 gol, serta meraih Copa America dan Piala Dunia 2022 bersama Argentina.
Lionel Messi turut memberikan penghormatan menyentuh melalui unggahan di media sosialnya.
Ia membagikan foto dirinya bersama Souto sambil memegang trofi Piala Dunia Qatar 2022.
“Anda selalu ada dan menjadi orang yang membuka jalan bagi AFA untuk memperhatikan saya. Sosok luar biasa yang tak akan kami lupakan. Kami tidak akan pernah melupakanmu, Omar. Beristirahatlah dengan damai,” tulis Messi.
Souto menghabiskan lebih dari 30 tahun bekerja untuk AFA dan hanya bulan lalu menerima penghormatan khusus atas dedikasinya.
Perannya yang tidak selalu terlihat publik ternyata begitu vital, terutama dalam proses menemukan dan meyakinkan talenta muda, termasuk Lionel Messi.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama