-
Beckham Putra fokus penuh hadapi Lion City Sailors di ACL Two.
-
Persib menargetkan lolos knock-out sebagai juara Grup G.
-
Kartu merah jadi pelajaran dan pemacu semangat pemain nomor 7.
Suara.com - Pemain tengah andalan Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, kini memalingkan seluruh atensinya menuju pentas kontinental.
Target utama sang gelandang adalah pertandingan penting Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26.
Maung Bandung akan bertandang ke Stadion Bishan, Singapura, untuk menghadapi klub tuan rumah Lion City Sailors (LCS) pada Rabu, 26 November 2025.
Pemain yang akrab disapa Etam ini memiliki tekad kuat untuk mengawal timnya mencapai fase knock-out.
Pencapaian tersebut harus diraih dengan status maksimal, yakni sebagai pemuncak klasemen grup.
Meskipun baru saja menerima kartu merah dalam laga domestik kontra Dewa United, hal tersebut tidak sedikit pun menyurutkan semangatnya.
Beckham bahkan menegaskan bahwa sanksi tersebut justru diubah menjadi sebuah bekal pembelajaran berharga.
Peristiwa kartu merah tersebut dijadikan sebagai pemacu untuk tampil lebih baik lagi di laga-laga selanjutnya.
Pemain bernomor punggung 7 itu menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan performa di lapangan.
Baca Juga: Ada Thom Haye, Persib Bandung Bawa Kekuatan Penuh ke Singapura Hadapi Lion City Sailors
Target besarnya adalah membantu tim mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh seluruh skuad Persib.
Ia mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah pernyataan yang menjadi dorongan moral bagi timnya.
“Ini (kartu merah) harus menjadi pembelajaran lagi dan semoga lebih baik lagi buat saya untuk ke depannya. Harus tampil maksimal agar bisa meraih target yang kami semua inginkan," kata dia.
Kepercayaan diri tim, termasuk Beckham Putra, semakin meningkat signifikan.
Hal ini didorong oleh laju impresif Persib yang berhasil menorehkan tujuh kemenangan berturut-turut di semua kompetisi.
Catatan positif ini menjadi modal berharga bagi pemain Tim Nasional Indonesia tersebut untuk menantang kekuatan LCS.
Tren kemenangan yang berlanjut ini diharapkan bisa terus dipertahankan oleh Persib Bandung di kancah Asia.
Kekompakan tim saat ini juga dirasakan semakin solid, menjadi kunci penting menghadapi pertandingan tandang.
Dukungan dari suporter setia, Bobotoh, juga diharapkan selalu mengiringi setiap langkah tim.
Ia menyampaikan pesan kepada para pendukung agar terus memberikan doa terbaik bagi perjuangan Persib.
“Semoga kita tetap berada di tren positif. Tim juga semakin kompak dan untuk Bobotoh tetap doakan selalu langkah kami," pungkasnya.
Kemenangan melawan Lion City Sailors menjadi harga mati bagi Persib Bandung.
Hasil maksimal di Singapura akan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Grup G ACL Two.
Langkah ini krusial untuk memuluskan jalan mereka melaju ke babak knock-out kompetisi bergengsi Asia.
Beckham Putra dan rekan-rekannya siap mengerahkan kemampuan terbaik demi lambang Persib di dada.
Fokus, disiplin, dan semangat juang menjadi mantra utama yang diusung oleh para pemain.
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga gengsi klub Indonesia di level Asia.
Seluruh elemen tim bertekad membawa pulang hasil terbaik dari lawatan mereka ke Singapura.
Laga ini akan menjadi ujian sejati bagi kekuatan mental dan taktik Persib di kompetisi antarklub Asia.
Para pemain berharap bisa memberikan kebahagiaan bagi para penggemar yang selalu setia mendukung.
Persib Bandung berambisi mengukir sejarah baru di ajang AFC Champions League Two musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?