- Pelatih Mohamed Ouahbi tidak membawa gelandang Sofiane Boufal ke Piala Dunia 2026 karena keterbatasan kuota pemain skuad Maroko.
- Ouahbi memberikan kepercayaan kepada pemain muda berbakat Ayyoub Bouaddi yang dianggap memiliki potensi besar untuk masa depan tim.
- Timnas Maroko akan memulai laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 melawan Brasil pada 14 Juni 2026 mendatang.
Suara.com - Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkapkan Sofiane Boufal sebenarnya layak masuk skuad Piala Dunia 2026. Namun, keterbatasan jumlah pemain membuat gelandang berpengalaman tersebut akhirnya tidak dibawa ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu.
"Boufal sebenarnya pantas mendapat tempat jika saya bisa memilih 30 atau 40 pemain," kata Ouahbi, dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu.
Keputusan Ouahbi menjadi sorotan karena ia hanya mempertahankan sembilan pemain dari era Walid Regragui, pelatih yang membawa Maroko menembus semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar. Nama Boufal yang menjadi salah satu sosok penting kala itu justru tak masuk daftar akhir.
Ouahbi mengakui keputusan tersebut tidak mudah. Meski Boufal tampil cukup baik bersama klub Prancis, Le Havre, dengan torehan satu gol dan empat assist dalam setengah musim terakhir, ia tetap harus tersisih.
"Berdasarkan performanya, dia layak. Tetapi pemain yang saya pilih juga pantas berada di sini; saya harus membuat keputusan," katanya.
Pelatih berusia 49 tahun itu juga mengaku sudah berbicara langsung dengan Boufal terkait keputusan tersebut.
"Boufal bermain lebih ke tengah sebagai nomor 10. Sejak awal saya sudah jujur kepadanya bahwa posisi nomor 10 sudah terisi. Namun dia tetap pemain yang bagus," ujarnya.
Selain membahas Boufal, Ouahbi turut menyoroti potensi besar gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, yang diproyeksikan menjadi salah satu pemain masa depan Maroko.
Bouaddi yang baru berusia 18 tahun tampil dalam 42 pertandingan di semua kompetisi musim ini bersama Lille dan membantu klubnya finis di posisi ketiga Liga Prancis untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Baca Juga: Luis de la Fuente Minta Spanyol Tampil Habis-habisan di Piala Dunia 2026
“Hal terpenting adalah dia sangat bangga mewakili Maroko," kata Ouahbi.
Menurut dia, Bouaddi memiliki kedewasaan berpikir dan kemampuan adaptasi yang sangat baik meski masih berusia muda.
"Dalam 25 menit saat bermain bersama kami di laga uji coba melawan Burundi selama pemusatan latihan, kami langsung melihat bahwa dia sangat cepat memahami instruksi. Sangat menyenangkan bekerja dengan pemain seperti itu," kata pelatih kelahiran Schaerbeek, Belgia tersebut.
Pada Piala Dunia 2026, Maroko tergabung di Grup C bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Singa Atlas akan memulai perjuangan menghadapi Brasil pada Sabtu (14/6/2026) di Stadion New York New Jersey.
Setelah itu, Maroko dijadwalkan menghadapi Skotlandia pada Jumat (20/6/2026) di Stadion Boston sebelum menantang Haiti pada Rabu (25/6/2026) di Stadion Atlanta. Seluruh pertandingan grup Maroko dimainkan pukul 05.00 WIB.
(Antara)
Berita Terkait
-
Luis de la Fuente Minta Spanyol Tampil Habis-habisan di Piala Dunia 2026
-
Daftar Pemain Belanda untuk Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Pimpin Skuad untuk Juara
-
Dicueki Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026, Akahkah Pascal Struijk Pilih Timnas Indonesia?
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan