- Unggahan akademi Brighton memicu kontroversi besar di China
- Foto Kaoru Mitoma dengan kartu Hiroo Onoda menjadi pemicu kemarahan publik
- Hiroo Onoda adalah sosok yang sangat sensitif di mata masyarakat China.
Suara.com - Brighton & Hove Albion tengah menjadi sorotan besar di China setelah sebuah unggahan dari akun akademi klub memicu kemarahan publik.
Postingan tersebut menampilkan winger tim nasional Jepang, Kaoru Mitoma, berpose bersama pemain akademi sambil memegang kartu bergambar Hiroo Onoda.
Sosok Hiroo Onoda merupakan sosok kontroversial di China. Hiroo Onoda merupakan perwira tentara Kekaisaran Jepang yang menolak menyerah meski Perang Dunia II telah berakhir.
Ia baru keluar dari persembunyian pada tahun 1974, setelah diyakinkan langsung oleh mantan komandannya.
Selama bersembunyi di Filipina, Onoda tercatat membunuh warga sipil yang ia kira masih bagian dari musuh.
Di Jepang, ia sempat dihormati ketika kembali ke tanah air.
Namun di China, Onoda dipandang sebagai simbol kekejaman militer Jepang yang menewaskan jutaan warga selama masa perang.
Tak heran, postingan Brighton langsung memicu reaksi negatif dan viral di media sosial Weibo.
Setelah mendapat banyak protes, unggahan tersebut langsung dihapus. Pihak akademi Brighton kemudian mengeluarkan permintaan maaf resmi:
Baca Juga: Kurang dari Seminggu, 3 Hal Tentang Ujian JLPT Ini Perlu Kamu Ketahui!
“Klub dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan bagi fans kami di China. Kami sangat menghargai dukungan dari China dan tidak memiliki maksud menyinggung siapa pun.”
Brighton menjelaskan bahwa foto tersebut berkaitan dengan partisipasi tim U-12 mereka di Christmas Truce Cup, turnamen di Belgia yang mengangkat peristiwa gencatan senjata pada Natal 1914 ketika tentara Inggris dan Jerman sempat bermain sepak bola bersama di tengah perang.
BBC melaporkan bahwa penggunaan kartu bergambar Onoda merupakan “kesalahan murni” pihak klub yang tidak mengetahui sensitivitas sejarah yang terkait dengan tokoh tersebut.
Kaoru Mitoma sendiri tidak memberikan komentar mengenai insiden ini.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Kurang dari Seminggu, 3 Hal Tentang Ujian JLPT Ini Perlu Kamu Ketahui!
-
Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan
-
Ulasan Drama China Coroner's Diary: Menegakkan Keadilan Lewat Forensik
-
Ayase Ueda Cetak Gol ke-14 di Eredivisie Musim Ini, Feyenoord Pecah Tren Buruk
-
Dari Italia hingga Jepang, Ini Aturan Makanan yang Tak Boleh Dianggap Remeh
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter