-
Deco tegas membantah Messi kembali ke Barcelona walau berstatus pinjaman.
-
Deco sejajarkan Messi dengan Cruyff dan Ronaldo sebagai legenda abadi klub.
-
Lamine Yamal dan Messi adalah jenius, tetapi berkembang di lingkungan berbeda.
Mantan rekan setim Messi ini menguraikan bahwa Yamal dan Messi berada di tahapan karier serta memiliki karakter yang tidak identik.
Walaupun keduanya memiliki kemampuan luar biasa untuk menganalisis dan membaca permainan di atas rata-rata pemain lain, proses adaptasi mereka berbeda.
"Mereka berada di fase dan memiliki karakter yang berbeda," tutur Deco.
Ia mengakui persamaan mendasar, "Leo dan Lamine sama-sama melihat permainan jauh di atas pemain lain."
Namun, ia menyoroti perbedaan krusial dalam lingkungan tempat mereka berkembang menjadi bintang.
"tetapi Leo berkembang di lingkungan yang tenang, tanpa tekanan menjadi pusat perhatian karena saat itu belum waktunya," jelas Deco.
Saat Messi membuat debutnya, ia masuk ke dalam sebuah tim yang sudah kokoh.
Rata-rata usia tim saat debut Messi kala itu adalah sekitar 26 hingga 27 tahun.
Hal ini memungkinkan adaptasi yang bertahap dan minim sorotan berlebihan bagi Messi.
Baca Juga: Tekuk Atletico Madrid 1-3, Hansi Flick Sesumbar Barcelona Bakal Kuasai La Liga
"Saat Leo debut, dia masuk ke tim yang sudah matang dengan rata-rata usia 26-27 tahun. Dia beradaptasi secara bertahap."
Situasi ini kontras dengan apa yang dialami oleh Lamine Yamal di masa kini.
"Sedangkan Lamine tumbuh di era yang berbeda, dengan sorotan dan ekspektasi yang jauh lebih besar sejak dini," tambah Deco.
Perbedaan tekanan yang dihadapi Yamal sejak usia sangat muda menjadi poin penting yang disoroti oleh Deco.
Dengan pernyataan komprehensif ini, manajemen Barcelona menyampaikan pesan yang jelas.
Fokus utama mereka telah bergeser sepenuhnya dari masa lalu ke pembangunan masa depan tim.
Pernyataan ini menegaskan tekad klub untuk merangkul dan mengembangkan generasi baru.
Generasi ini, dipimpin oleh talenta seperti Lamine Yamal, akan menjadi tumpuan harapan baru Barcelona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun