-
Indra Sjafri siapkan Toni, Robi, Raven sebagai kunci lawan Myanmar U-22.
-
Kemenangan besar diperlukan Timnas U-22 demi amankan tiket ke semifinal.
-
Perubahan strategi di lini tengah dan depan wajib dilakukan Indra Sjafri.
Jens Raven kini menjadi opsi menarik yang bisa dipertimbangkan oleh pelatih untuk memperkuat daya gedor di lini depan.
Pada duel melawan Filipina U-22, posisi ujung tombak sepenuhnya dipercayakan kepada Mauro Zijlstra yang bermain penuh selama 90 menit.
Akan tetapi, Zijlstra tampak kesulitan mendapatkan suplai bola yang memadai dan terkesan terisolasi dari rekan-rekannya.
Dengan memasukkan striker berbeda, opsi target dan variasi serangan Timnas U-22 akan semakin terbuka lebar saat menghadapi Myanmar.
Oleh karena itu, Raven memiliki kesempatan besar untuk menjadi pilihan alternatif di sektor ujung tombak Garuda Muda.
Indra Sjafri menekankan bahwa dia memiliki banyak opsi di skuadnya.
Strategi yang akan dipilih Indra Sjafri nanti akan sangat menentukan apakah Timnas U-22 mampu meraih kemenangan yang dibutuhkan demi menjaga asa lolos ke fase gugur.
Keputusan terkait starting eleven untuk laga penentu ini akan sangat krusial, mengingat tuntutan untuk meraih hasil maksimal dengan selisih gol yang besar.
Myanmar U-22 jelas bukan lawan yang mudah, sehingga dibutuhkan perubahan taktik yang berani dan efektif.
Baca Juga: Skandal SEA Games 2025: Pemain Malaysia Dipaksa Pura-pura Cedera Demi Atlet Senior
Indra Sjafri akan memaksimalkan semua potensi pemainnya, termasuk mereka yang belum tampil, untuk memastikan Timnas U-22 tampil dominan dan meraih target poin penuh di Chiang Mai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam