- Timnas Indonesia U-22 menghadapi Myanmar pada Jumat (12/12/2025) malam WIB demi tiket babak selanjutnya.
- Kemenangan signifikan, minimal selisih tiga gol, dibutuhkan Garuda Muda untuk lolos dari fase grup SEA Games 2025.
- Pelatih Indra Sjafri memiliki rekor positif karena pernah mengalahkan Myanmar dengan skor besar di SEA Games 2019 dan 2023.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 membawa optimisme besar jelang laga hidup-mati kontra Myanmar pada Jumat (12/12/2025) malam WIB.
Meski situasi di fase grup SEA Games 2025 cukup menekan, sejarah mencatat bahwa Indra Sjafri memiliki rekor manis setiap kali berhadapan dengan Myanmar di ajang yang sama.
Garuda Muda membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.
Bahkan kemenangan dengan selisih dua gol masih bisa cukup, asalkan skor berakhir 5-3, 6-4, 7-5, atau selisih serupa yang menguntungkan.
Myanmar memang bukan unggulan utama, tapi bukan pula lawan yang bisa diremehkan. Saat tumbang 0-2 dari Filipina, Myanmar menunjukkan karakter pertahanan yang kuat dan sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya dari serangan balik.
Dua gol ke gawang mereka saat itu lebih menggambarkan keberanian bertahan di tengah tekanan, bukan kelemahan total.
Di tengah situasi genting yang dialami Dony Tri Pamungkas serta rekan satu keluarga, pengalaman Indra Sjafri menjadi modal besar.
Indra sudah dua kali membawa Timnas Indonesia U-22 menghajar Myanmar di SEA Games yakni pada edisi 2019 dan 2023.
Pada SEA Games 2019, skuad yang diperkuat Andy Setyo, Asnawi Mangkualam hingga Saddil Ramdani, tampil dominan.
Baca Juga: Stttt.... Timnas Indonesia Pesta Gol Bantai Myanmar
Garuda Muda sempat memimpin 2-0 lewat Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri sebelum Myanmar menyamakan kedudukan di menit 79 dan 80.
Namun di perpanjangan waktu, Indonesia kembali menguasai keadaan dan memastikan kemenangan 4-2 lewat gol Osvaldo Haay dan Evan Dimas.
Empat tahun kemudian, tepatnya di SEA Games 2023, Indonesia tampil lebih brutal.
Pada babak penyisihan grup, pasukan Indra menghajar Myanmar tanpa ampun dengan skor 5-0.
Marselino Ferdinan dan Ramadhan Sananta membuka pesta gol di babak pertama, lalu paruh kedua dituntaskan lewat gol tambahan dari Sananta, Fajar Fathur Rachman, dan Titan Agung.
Dari dua pertemuan terakhir di SEA Games, total sembilan gol dicetak Indonesia ke gawang Myanmar. Catatan itu menjadi masukan motivasi sekaligus angin segar jelang duel krusial kali ini.
Sejarah berbicara, Indra Sjafri selalu punya cara untuk membuat Myanmar suasana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan
-
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru