- AC Milan akan menjamu Sassuolo pada Serie A pekan ke-15 di San Siro, Minggu (14/12) pukul 18:30 WUB.
- Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi pemain Sassuolo dengan pemulihan bola terbanyak (86 kali).
- Sassuolo menunjukkan distribusi gol impresif dengan 11 pencetak gol berbeda dari 14 pertandingan liga.
Suara.com - AC Milan akan menjamu Sassuolo pada laga pekan ke-15 Serie A Enilive 2025/26 yang digelar di Stadion San Siro, Minggu (14/12) pukul 18:30 WUB.
Jelang pertandingan tersebut, statistik menunjukkan peran vital dari kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Bek Indonesia ini diprediksi bakal memainkan peran vital saat melawan AC Milan sore nanti.
Jay Idzes tercatat sebagai pemain yang paling banyak melakukan pemulihan bola di timnya sejauh musim ini, dengan total 86 kali.
Ia unggul atas rekan setimnya, Tarik Muharemovi, yang mencatatkan 81 recovery.
Statistik tersebut menegaskan peran vital Jay Idzes dalam menjaga keseimbangan permainan Sassuolo, terutama saat tim berada dalam tekanan.
Dengan gaya bermain menyerang Sassuolo yang variatif serta solidnya lini pertahanan yang dikomandoi Jay Idzes, duel melawan AC Milan diprediksi berlangsung menarik.
Sassuolo datang ke San Siro dengan catatan ofensif yang cukup impresif.
Hingga 14 pertandingan Serie A musim ini, tim berjuluk Neroverdi itu sudah mencatatkan 11 pencetak gol berbeda.
Catatan tersebut menjadikan Sassuolo sebagai salah satu tim dengan distribusi gol terbaik di liga, hanya kalah dari Inter Milan yang memiliki 12 pemain berbeda pencetak gol.
Baca Juga: Jordi Cruyff Akhirnya Buka Suara, Bongkar Soal Masa Tergelap Dalam Hidupnya
Statistik ini menunjukkan bahwa Sassuolo tidak bergantung pada satu sosok penyerang saja, melainkan mengandalkan kolektivitas tim dalam membongkar pertahanan lawan.
Salah satu pemain yang berperan penting dalam kreativitas permainan Sassuolo adalah Cristian Volpato.
Pemain muda tersebut telah mencatatkan empat assist dari sembilan penampilan di Serie A Enilive 2025/26. Menariknya, tiga dari sembilan laga tersebut ia jalani sebagai starter.
Kontribusi Volpato membuktikan perannya sebagai motor serangan yang mampu menciptakan peluang berbahaya, meski tidak selalu tampil sejak menit awal.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Jordi Cruyff Akhirnya Buka Suara, Bongkar Soal Masa Tergelap Dalam Hidupnya
-
Pilu, Air Mata Jens Raven Usai Kegagalan Timnas Indonesia U-22
-
Pengamat Sentil Indra Sjafri hingga Zainudin Amali usai Kegagalan Timnas U-22 di SEA Games 2025
-
Kata-Kata Ivar Jenner usai Timnas Indonesia Kandas di Fase Grup SEA Games
-
Timnas U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, Komisi X DPR Minta PSSI Lakukan Evaluasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?