-
Persib takluk 0-2 dari Malut United, Thom Haye soroti jadwal padat dan perjalanan jauh.
-
Persib tetap di posisi 3, lima poin di belakang Borneo FC pemuncak klasemen.
-
Thom Haye ajak Bobotoh bersinergi dukung tim bangkit lawan Bhayangkara FC.
Suara.com - Klub raksasa Jawa Barat, Persib Bandung, harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Malut United dengan skor akhir 0-2 dalam rangkaian laga tunda Super League.
Pertarungan yang berlangsung sengit tersebut digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada hari Minggu, 14 Desember.
Kekalahan ini menjadi hasil minor yang didapatkan skuad berjuluk Maung Bandung dalam periode krusial kompetisi.
Pemain kunci Persib yang juga merupakan penggawa Timnas Indonesia, Thom Haye, memberikan pandangannya terkait performa tim.
Haye menggarisbawahi upaya maksimal yang telah dicurahkan seluruh pemain di lapangan demi meraih hasil positif.
Thom Haye Bicara Kondisi Tim dan Perjalanan Jauh
Namun, gelandang tengah bernomor punggung 8 ini tidak menampik adanya kendala serius yang memengaruhi persiapan serta fisik tim.
Haye secara terang-terangan menyoroti beratnya akumulasi jadwal pertandingan yang sangat padat bagi timnya.
Faktor kelelahan juga diperparah dengan rute perjalanan yang memakan waktu lama dari markas mereka di Bandung menuju Ternate.
Baca Juga: Insiden MU vs Persib, Dua Kata Yance Sayuri Usai Nyaris Tonjok Marc Klok
Perjalanan lintas pulau ini jelas menguras energi dan fokus para pemain menjelang waktu kick-off.
Thom Haye menyampaikan kesulitannya tersebut segera setelah peluit panjang dibunyikan.
Ungkapan Jujur Gelandang Timnas Indonesia
"Kami berusaha semaksimal mungkin, kami berusaha menampilkan permainan terbaik," ucap Haye usai laga seperti dikutip dari laman resmi Persib.
Pemain naturalisasi tersebut melanjutkan pernyataannya dengan memberikan validasi atas penilaian dari staf pelatih.
"Tapi, seperti coach (Igor Tolic) bilang, ini sangat sulit," tambahnya, mengonfirmasi kondisi lapangan dan non-teknis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Tren Gaya Hidup Baru Perempuan Gen Z: Dari Quiet Luxury ke Quiet Living
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tiga Jam Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Sita Dokumen Pencucian Uang
-
Malaysia Ketar-ketir! Tan Cheng Hoe Nilai Timnas Indonesia Tim Paling Kuat di Grup A
-
6 Tinted Sunscreen dengan Finish Glowing Natural Terbaik Sesuai Klaim dan Harga
-
BUMN Tak Lagi Dominan, Prabowo Buka Ruang Lebih Besar bagi Dunia Usaha Swasta
-
Review The Lost Library: Misteri Perpustakaan Hilang yang Penuh Kejutan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Cara Memperbesar Tulisan dan Ikon di HP Android untuk Lansia, Biar Lebih Nyaman Dipakai
-
Review Drama Light to the Night, Kasus Hilangnya Ayah dan Anak di Tahun 90