- Jorge Mendes menggunakan taktik psikologis dengan mengancam Ronaldo ke Manchester City untuk memicu pergerakan United.
- Keputusan United mendatangkan Ronaldo bertentangan dengan rencana regenerasi pelatih Ole Gunnar Solskjaer saat itu.
- Secara finansial menguntungkan, namun gaji tinggi Ronaldo menciptakan kecanggungan dan perpecahan di ruang ganti United.
Suara.com - Kepulangan Cristiano Ronaldo ke Manchester United pada 2021 sempat dipuja sebagai momen emosional yang membangkitkan nostalgia para penggemar Setan Merah.
Namun, laporan terbaru mengungkap fakta di balik layar, transfer sensasional itu ternyata lahir dari taktik cerdas agen Ronaldo, Jorge Mendes.
Menurut laporan Daily Mail, Mendes memainkan kartu psikologis dengan memberi sinyal kuat bahwa Ronaldo berada di ambang kesepakatan dengan rival sekota, Manchester City.
Ancaman tersebut disebut menciptakan kepanikan di internal Old Trafford.
Manajemen United khawatir akan reaksi publik dan tekanan besar jika melihat legenda klub mereka justru berseragam biru langit dan mencetak gol ke gawang United.
Situasi itu membuat Manchester United bergerak meski transfer Ronaldo sejatinya tidak sepenuhnya sejalan dengan rencana jangka panjang pelatih saat itu, Ole Gunnar Solskjaer.
Ole saat itu tengah membangun tim dengan pendekatan regenerasi dan pressing modern, sementara kedatangan Ronaldo yang sudah berusia 36 tahun kala itu, dipandang berpotensi mengubah keseimbangan taktik dan dinamika ruang ganti.
Secara finansial, transfer Ronaldo sebenarnya terlihat sebagai kesepakatan menguntungkan. United hanya menebusnya dari Juventus dengan nilai sekitar £19,8 juta.
Namun, beban gaji menjadi persoalan besar. Ronaldo menerima bayaran lebih dari £500 ribu per pekan, menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi di skuad.
Baca Juga: Istri Jadi Faktor Kunci, Karim Adeyemi Siap Tinggalkan Dortmund, MU Siap Tebus Rp1,56 T
Sejak awal, hal ini menimbulkan kecanggungan di antara para pemain, terutama mereka yang sedang berkembang.
Ketegangan internal disebut semakin terasa ketika Ronaldo dikabarkan ingin mengambil ban kapten dari Harry Maguire. Isu tersebut memicu perpecahan di ruang ganti, menciptakan dua kubu yang berbeda.
Ole Gunnar Solskjaer, bertahun-tahun kemudian, mengakui bahwa kehadiran Ronaldo mungkin membawa dampak yang lebih luas dari sekadar urusan di lapangan.
Secara statistik, Ronaldo tetap tampil produktif. Dalam periode keduanya bersama Manchester United, ia mencetak 32 gol dari 57 penampilan di semua kompetisi.
Namun, kontribusi individu tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan performa tim. United tetap kesulitan bersaing di level tertinggi, baik di Premier League maupun Eropa.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Istri Jadi Faktor Kunci, Karim Adeyemi Siap Tinggalkan Dortmund, MU Siap Tebus Rp1,56 T
-
Prediksi Manchester City vs Brentford: Bukan Prioritas tapi Guardiola Punya Rekor Manis
-
Pep Guardiola Umumkan Kabar Sedih Jelang Manchester City vs Brentford
-
Tanpa Rodri dan Doku, Manchester City Pincang Hadapi Brentford di Perempat Final Piala Liga
-
Bruno Fernandes Akui Sakit Hati dengan Sikap Manchester United, Kasih Isyarat Bisa Saja Hengkang
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Luke Vickery, Pemain Keturunan Calon Kuat Striker Anyar Timnas Indonesia
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!