-
Sassuolo kalah tipis 0-1 dari Torino melalui gol penalti pada menit ke-66 pertandingan.
-
Kekalahan di kandang membuat posisi Sassuolo melorot ke peringkat sepuluh klasemen Liga Italia sementara.
-
Fiorentina akhirnya meraih kemenangan perdana musim ini setelah berhasil mengalahkan perlawanan sengit dari Udinese.
Suara.com - Gelaran kasta tertinggi sepak bola Liga Italia musim 2025-2026 telah resmi merampungkan seluruh pertandingan pada pekan keenam belas.
Rangkaian laga tersebut ditutup dengan persaingan sengit yang berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin dini hari WIB.
Perhatian para penggemar sepak bola di tanah air tertuju pada performa salah satu penggawa andalan Timnas Indonesia.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi setiap tim untuk memperebutkan posisi terbaik di papan klasemen sementara.
Sejumlah hasil mengejutkan mewarnai perjalanan kompetisi yang semakin kompetitif pada penghujung tahun ini bagi tim-tim besar.
Klub yang diperkuat oleh bek tangguh Jay Idzes harus menghadapi ujian berat saat bermain di kandang sendiri.
Stadion Mapei yang biasanya menjadi tempat angker bagi lawan kini justru memberikan hasil yang cukup mengecewakan.
Skuad asuhan Fabio Grosso tersebut dipaksa mengakui keunggulan tim tamu dalam duel yang berjalan dengan sangat ketat.
Upaya keras para pemain untuk mempertahankan poin di markas sendiri gagal membuahkan hasil manis bagi para pendukung.
Baca Juga: Prediksi Bologna vs Inter Milan: Siapa Lawan Napoli di Partai Final?
Kekalahan ini menambah deretan catatan buruk bagi I Neroverdi saat melakoni laga di hadapan publik mereka sendiri.
Pertandingan antara tuan rumah dan tim tamu berjalan sangat alot dengan saling jual beli serangan sejak awal.
Torino yang datang dengan kepercayaan diri tinggi akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada babak kedua pertandingan berlangsung.
Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut lahir melalui titik putih yang dieksekusi dengan sangat sempurna oleh pemainnya.
Nikola Vlasic menjadi sosok penentu kemenangan setelah dirinya berhasil mengoyak jala gawang lawan pada menit ke-66 laga.
Tendangan penalti yang akurat tersebut tidak mampu dibendung oleh penjaga gawang Sassuolo yang sudah berusaha memberikan perlawanan.
Hasil negatif di kandang sendiri ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peringkat tim di tabel klasemen.
Sassuolo harus rela terlempar dari persaingan papan atas dan kini menduduki peringkat kesepuluh secara resmi di liga.
Koleksi poin yang dimiliki oleh skuad kebanggaan warga Reggio Emilia ini masih tertahan pada angka dua puluh satu.
Penurunan posisi ini menjadi sinyal waspada bagi tim pelatih untuk segera melakukan pembenahan dalam strategi permainan berikutnya.
Persaingan di papan tengah klasemen Liga Italia saat ini tergolong sangat rapat dengan selisih poin yang tipis.
Kekalahan dari Torino ini memperpanjang catatan buruk mereka saat bertanding di Stadion Mapei sepanjang musim kompetisi berlangsung.
Ini merupakan kali ketiga bagi Jay Idzes dan kawan-kawan gagal memaksimalkan poin penuh saat berstatus sebagai tuan rumah.
Sebelumnya mereka juga pernah merasakan kepahitan serupa saat dipaksa menyerah oleh kekuatan dari tim ibu kota AS Roma.
Genoa juga menjadi tim lain yang sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Sassuolo pada pekan sebelumnya.
Padahal moral para pemain sempat terangkat setelah mereka berhasil menahan imbang raksasa AC Milan dengan skor dua-dua.
Kemenangan yang diraih oleh Torino kali ini menjadi raihan tiga poin kelima mereka sepanjang musim berjalan di liga.
Tim berlogo banteng tersebut menunjukkan mentalitas bertanding yang sangat solid untuk terus merangkak naik di tabel klasemen.
Di sisi lain kabar gembira juga datang dari markas Fiorentina yang baru saja menyelesaikan pertandingan mereka dengan sukses.
La Viola akhirnya berhasil memutus tren tanpa kemenangan dengan meraih poin penuh perdana mereka pada musim ini.
Kemenangan perdana tersebut diraih dengan hasil yang sangat meyakinkan saat mereka menjamu Udinese di kandang sendiri malam tadi.
Penampilan bek internasional Indonesia Jay Idzes tetap menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional tanah air.
Meski timnya mengalami kekalahan Idzes tetap dipercaya untuk mengawal jantung pertahanan sejak menit awal pertandingan dimulai oleh pelatih.
Ekspektasi tinggi selalu mengiringi setiap langkah pemain belakang ini saat merumput di salah satu liga terbaik dunia tersebut.
Sayangnya kedisiplinan pertahanan yang dibangun oleh tim tuan rumah sempat goyah akibat tekanan intens yang diberikan lawan.
Fokus kini harus dialihkan untuk memperbaiki performa individu maupun tim agar bisa bangkit pada pertandingan di pekan selanjutnya.
Setiap poin dalam kompetisi Serie A musim ini sangat berharga mengingat ketatnya persaingan antar tim di berbagai posisi.
Fabio Grosso memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk mengembalikan performa anak asuhnya ke jalur kemenangan yang konsisten lagi.
Ketajaman lini depan dan konsentrasi lini belakang menjadi dua aspek utama yang memerlukan evaluasi mendalam setelah laga ini.
Dukungan para suporter diharapkan tetap solid agar mental para pemain tidak jatuh setelah menelan kekalahan tipis di kandang.
Jadwal pertandingan yang padat menjelang pergantian tahun akan menguji kedalaman skuad serta ketahanan fisik seluruh pemain tim.
Jika melihat jalannya pertandingan sebenarnya penguasaan bola antara kedua tim tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang terlalu mencolok.
Namun efektivitas dalam memanfaatkan setiap peluang sekecil apapun menjadi pembeda utama yang menentukan hasil akhir pertandingan malam.
Torino mampu bermain lebih efisien dengan memaksimalkan satu-satunya peluang emas dari titik penalti untuk menjadi gol kemenangan berharga.
Sassuolo sebenarnya memiliki beberapa kesempatan untuk menyamakan kedudukan namun penyelesaian akhir mereka masih belum menemui sasaran yang tepat.
Disiplin taktik yang diterapkan oleh pelatih tim tamu terbukti ampuh dalam meredam agresivitas serangan balik dari tuan rumah.
Berakhirnya tiga laga penutup pada dini hari tadi memberikan gambaran utuh mengenai peta persaingan terbaru di Liga Italia.
Para penggemar kini bersiap menantikan drama-drama baru yang akan tersaji pada pekan-pekan mendatang di kompetisi sepak bola tertinggi.
Kekalahan Sassuolo dan kebangkitan Fiorentina menjadi dua narasi utama yang mewarnai tajuk berita utama di berbagai media olahraga.
Setiap tim kini memiliki waktu singkat untuk memulihkan kondisi fisik sebelum kembali bertempur di lapangan hijau minggu depan.
Semangat kompetisi yang tinggi memastikan bahwa Liga Italia musim ini tetap menjadi tontonan yang sangat layak untuk dinantikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Carlos Pena Ingatkan Persita Waspada Misi Bangkit Semen Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
-
Persis Solo Siap Tempur Lawan PSIM Yogyakarta, Milomir Seslija Optimis Keluar dari Zona Merah
-
Tanpa Ramon Tanque, Bojan Hodak Tetap Optimis Persib Bandung Bisa Bungkam Malut United di Bandung
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026