- Gennaro Gattuso berambisi membawa Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 dan tampil sebagai protagonis.
- Italia dijadwalkan menghadapi Irlandia Utara pada semifinal play-off kualifikasi Piala Dunia mendatang di bulan Maret.
- Gattuso menekankan pemain tidak boleh mengulangi kesalahan masa lalu saat menghadapi lawan yang dinilai sulit.
Suara.com - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, menegaskan obsesinya membawa Gli Azzurri kembali tampil di Piala Dunia 2026.
Namun di balik ambisi besar tersebut, Gattuso memberikan peringatan keras kepada para pemainnya agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu, khususnya saat menghadapi Irlandia Utara di babak play-off.
Italia dijadwalkan menghadapi Irlandia Utara pada semifinal play-off Piala Dunia 2026 pada Maret mendatang.
Jika lolos, Italia akan bertandang ke markas pemenang laga antara Wales dan Bosnia-Herzegovina di partai final play-off.
“Dalam sepak bola modern, tidak ada lagi pertandingan mudah,” ujar Gattuso dalam wawancara dengan Vivo Azzurro dikutip dari Football Italia.
“Kami tidak boleh mengulangi kesalahan seperti empat tahun lalu saat melawan Makedonia Utara,” tegasnya.
Gattuso menilai Irlandia Utara sebagai lawan yang berpotensi merepotkan. Ia meminta timnya tetap tenang dan mampu bereaksi dengan baik jika menghadapi situasi sulit di lapangan.
“Kami bermain untuk sesuatu yang sangat penting. Seluruh negara menunggu kami. Kami harus datang dengan mentalitas yang tepat, untuk negara dan untuk seragam ini,” kata Gattuso.
Italia memang tengah berada dalam tekanan besar. Gli Azzurri sudah lebih dari satu dekade absen di Piala Dunia, setelah gagal lolos ke edisi 2018 dan 2022.
Baca Juga: Diisukan Gabung Klub Serie B Italia, Bek Persib Bandung Buka Suara
Terakhir kali Italia tampil di fase gugur Piala Dunia terjadi hampir 20 tahun lalu, yakni pada 2006.
Gattuso mengakui banyak terinspirasi dari Marcello Lippi, pelatih legendaris yang membawa Italia juara dunia saat itu.
“Sejak menjadi pelatih Italia, saya meniru apa yang dilakukan Lippi. Dia ahli dalam membangun rasa kebersamaan, memberi kepercayaan kepada pemain yang sedang kesulitan, dan menciptakan identitas tim,” ujarnya.
Pelatih berusia 47 tahun itu menegaskan obsesinya bukan sekadar lolos, tetapi membawa Italia kembali menjadi kekuatan utama di Piala Dunia.
“Obsesi saya adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia dan tampil sebagai protagonis. Kami harus menginginkannya dengan segala cara dan tidak melihat ‘hantu’ ketika menghadapi kesulitan pertama,” ucap Gattuso.
Gattuso juga menyebut dirinya kini telah berubah sebagai pelatih. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menularkan ketenangan kepada para pemain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Atletico Madrid Sepakat Lepas Antoine Griezmann ke Orlando City
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa