- Jordi Cruyff menjadi direktur teknik Ajax dengan fokus utama pengembangan pemain muda melalui integrasi akademi.
- Kedatangan Jordi berpotensi memulangkan legenda Ajax seperti Simon Tahamata dari posisi kepelatihan Timnas Indonesia.
- Jordi akan menerapkan sistem pengembangan berbasis data pendukung dan menolak pembelian mahal pemain muda Ajax.
Suara.com - Kedatangan Jordi Cruyff ke Ajax diperkirakan akan membawa dampak signifikan bagi arah kebijakan klub, khususnya dalam struktur organisasi dan pengembangan pemain muda.
Hal itu mungkin jadi sesuatu yang positif bagi Ajax tapi tidak untuk Timnas Indonesia. Disinyalir, Jordi juga bakal membawa pulang Simon Tahamata.
Dilansir dari Voetbalzone, Jordi berpotensi membuka kembali pintu bagi sejumlah mantan pemain Ajax yang sempat menjauh dari klub.
Menurut jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, Jordi akan membawa pulang sejumlah legenda Ajax Amsterdam.
"Di antaranya Wim Jonk, Dennis Bergkamp, Richard Witschge, Jan Wouters, Gerald Vanenburg, John van ’t Schip, dan Simon Tahamata," sebut media Belanda itu.
Seperti diketahui, Simon Tahamata menjabat sebagai Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) Timnas Indonesia yang ditunjuk oleh PSSI pada Mei 2025.
Legenda Ajax itu bertugas mencari dan mengembangkan talenta pemain sepak bola nasional untuk memperkuat timnas, memanfaatkan pengalaman luasnya di sepak bola Belanda.
Sejauh ini pasca pemecatan Patrick Kluivert dan kolega sebagai pelatih Timnas Indonesia, Simon Tahamata, Jordi dan Alexander Zwiers masih bekerja untuk PSSI.
Bukan tidak mungkin jika Jordi menjadi dirtek Ajax, Simon Tahamata akan menyusul pulang ke Amsterdam.
Baca Juga: John Herdman Berpotensi Bawa 3 Asisten, Ini Prediksi Namanya
Jordi Cruyff, yang segera memulai perannya sebagai direktur teknik Ajax, memiliki visi utama bahwa akademi dan pemain muda merupakan fondasi masa depan klub.
Ia ingin membangun jalur pengembangan yang jelas dan terintegrasi, meniru model FC Barcelona yang menghubungkan tim U-19 (Juvenil A), tim cadangan (Barça B), hingga tim utama.
Menurut Verweij, melalui sistem tersebut Jordi Cruyff ingin memastikan talenta terbaik Ajax bisa naik level dengan cepat dan tepat menuju tim utama.
Model ini sebelumnya telah ia terapkan dengan sukses di Maccabi Tel Aviv, klub yang pernah menjadi tempat Peter Bosz bekerja dan meraih hasil positif.
Salah satu prinsip utama Jordi Cruyff adalah menolak transfer mahal untuk pemain muda.
Ajax di bawah arahannya tidak akan menghabiskan dana besar untuk pemain berusia 18 hingga 21 tahun dengan nilai transfer 15 hingga 20 juta euro.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Pelatih Bulgaria Soroti 2 Pemain Timnas Indonesia Sebagai Ancaman
-
Hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Usung Misi Gila
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Bulgaria Hadapi Masalah Jelang Final FIFA Series 2026, Keuntungan untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Geram Ramadhan Sananta Dihujat, Samakan Eks PSM dengan Giroud
-
Kevin Diks Percaya Diri Tantang Bulgaria, Timnas Indonesia Targetkan Sejarah Baru
-
Ini Alasan Mauro Zijlstra Dicoret John Herdman Digantikan Jens Raven
-
Ramadhan Sananta Dihujat Netizen, John Herdman Justru Samakan dengan Olivier Giroud
-
Tottenham Akhiri Kerja Sama dengan Igor Tudor Usai Enam Pekan
-
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bantai Bulgaria