- Real Madrid tahun 2025 menghadapi masalah serius terkait efektivitas penyelesaian akhir gol di lapangan.
- Los Blancos hanya mampu mengonversi 27% peluangnya, jauh di bawah Barcelona yang mencapai 36%.
- Kylian Mbappé menyumbang setengah dari total 36 gol Madrid di LaLiga musim ini.
Suara.com - Real Madrid tengah menghadapi sorotan tajam sepanjang tahun 2025 akibat masalah klasik terkait efektivitas penyelesaian akhir yang dinilai sangat mengkhawatirkan.
Data statistik terbaru menunjukkan bahwa kreativitas lini serang Los Blancos tidak berbanding lurus dengan produktivitas gol mereka yang justru tertinggal dari rival abadi.
Ketergantungan skuad asuhan Xabi Alonso kepada sosok Kylian Mbappé semakin nyata dan menjadi satu-satunya tumpuan utama dalam urusan membobol gawang lawan.
Berdasarkan laporan dari Cadena Ser, Real Madrid tercatat hanya mampu mengonversi 27 persen dari total peluang yang berhasil mereka ciptakan di lapangan.
Angka tersebut terpaut cukup jauh jika dibandingkan dengan Barcelona yang tampil jauh lebih tajam dengan tingkat konversi peluang mencapai 36 persen.
Situasi ini mempertegas bahwa masalah Madrid bukan pada penciptaan peluang, melainkan pada eksekusi akhir yang seringkali terbuang percuma.
Kylian Mbappé menjelma sebagai tulang punggung tim dengan torehan fantastis 18 gol di kompetisi LaLiga dari total 36 gol yang dicetak Madrid.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa separuh dari total gol tim di liga domestik lahir dari kaki dan kepala penyerang asal Prancis tersebut.
Dominasi Mbappé semakin terlihat jika menghitung seluruh kompetisi seperti Liga Champions dan Copa del Rey, di mana ia telah mengemas total 29 gol musim ini.
Baca Juga: Eks Real Madrid Serang Barcelona di Skandal Negreira, Kok Bisa Klub Sogok Wasit
Kontribusi gol dari pemain bintang lainnya justru terlihat jomplang, di mana Vinícius Jr. dan Jude Bellingham masing-masing baru menyumbangkan lima gol.
Pemain muda seperti Arda Güler dan Rodrygo Goes juga masih kesulitan memberikan dampak signifikan dengan hanya mencetak tiga dan dua gol sejauh ini.
Fakta mencengangkan lainnya adalah Madrid membutuhkan sebanyak 134 tembakan tepat sasaran hanya untuk menghasilkan 36 gol di liga.
Rasio ini mengindikasikan bahwa rata-rata satu gol Real Madrid baru tercipta setelah mereka melepaskan hampir empat kali tembakan ke arah gawang.
Efisiensi yang rendah ini menempatkan Madrid di peringkat ke-66 dalam hal efektivitas di antara tim-tim di lima liga top Eropa.
Peringkat tersebut bahkan membuat Real Madrid kalah efektif dibandingkan tim-tim yang di atas kertas memiliki kualitas skuad jauh di bawah mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
4 Negara yang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Rapor Mentereng Dony Tri Pamungkas, Bikin Pelatih Timnas Indonesia Terkesima
-
Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
-
Frans Putros dan Patricio Matricardi Absen Lawan Semen Padang, Bojan Tak Khawatir
-
Bukan Calvin Verdonk, Pesan Pemain Senilai 12 Miliar Jadi Motivasi Dony Tri Pamungkas
-
Alasan Maarten Paes Lolos Sanksi 'Skandal Paspor' KNVB
-
Rahasia Dony Tri Pamungkas Gocek Dua Pemain Bulgaria Sampai Tabrakan
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
-
Justin Hubner Cuma Bisa Geleng-geleng Isu Paspor di Liga Belanda
-
Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Andai Tahu Begini, Saya Pilih Timnas Indonesia