- Pelatih Barcelona Hansi Flick mengonfirmasi Lamine Yamal dan Dani Olmo siap berlaga dalam derby Catalan melawan Espanyol.
- Dani Olmo kembali sepenuhnya setelah absen sebulan akibat dislokasi bahu, menunjukkan perkembangan positif dalam latihan.
- Flick mengingatkan tim waspada terhadap Espanyol yang sedang dalam performa impresif lima kemenangan beruntun di La Liga.
Suara.com - Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan kabar baik bagi para pendukung Blaugrana jelang derby Catalan melawan Espanyol, Sabtu (3/1/2026) malam WIB.
Flick menegaskan bahwa Lamine Yamal dan Dani Olmo berada dalam kondisi fit dan siap dimainkan pada laga sarat gengsi tersebut.
Lamine Yamal sebelumnya sempat absen dari sesi latihan pada Kamis akibat flu ringan.
Namun Flick menepis kekhawatiran dan memastikan bintang muda berusia 18 tahun itu sudah pulih tepat waktu.
“Lamine sudah kembali. Dani juga siap. Mereka berdua dalam kondisi baik,” ujar Flick dilansir dari Football Espana.
Selain Yamal, Flick juga mengonfirmasi kembalinya Dani Olmo, yang absen hampir satu bulan setelah mengalami dislokasi bahu. Gelandang timnas Spanyol itu bahkan sudah tampil dalam laga internal dan menunjukkan perkembangan positif.
“Dani sudah bermain di pertandingan latihan hari ini. Dia tidak ragu dalam duel satu lawan satu. Itu langkah penting baginya,” jelas Flick.
Meski Barcelona diunggulkan, Flick menegaskan timnya tidak boleh lengah.
Espanyol sedang dalam performa impresif dengan lima kemenangan beruntun di La Liga, sebuah pencapaian yang membuat laga derby kali ini diprediksi berjalan panas.
Baca Juga: Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
“Ini akan menjadi pertandingan yang menarik. Espanyol tampil sangat percaya diri, mereka menekan dengan baik dan berbahaya saat transisi. Kami harus bermain di level terbaik,” tegas pelatih asal Jerman tersebut.
Derby di RCDE Stadium dipastikan berlangsung dalam atmosfer penuh tensi. Flick mengingatkan para pemainnya untuk tetap tenang dan fokus, sekaligus menyerukan sportivitas dari para pendukung.
“Hal terpenting dalam sepak bola adalah mendukung tim sendiri, bukan menyerang lawan. Energi positif akan membantu tim,” katanya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Skandal Besar! Barcelona Putus Kontrak Sponsor dengan Perusahaan Kripto, Ada Apa?
-
Liga Spanyol Pekan ke-19: Sajikan Derbi Barcelona, Persaingan Papan Atas dan Bawah Memanas
-
Jadwal Lengkap Siaran Langsung Bola Januari 2026: Ada Man City vs Chelsea Hingga Derby Barcelona!
-
Kolaborasi dengan FC Barcelona, BRI Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional