Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:01 WIB
Mauricio Souza (Persija)
Baca 10 detik
  • Persija fokus melawan Persijap sebelum menghadapi laga besar kontra Persib Bandung pekan depan.

  • Mauricio Souza menegaskan timnya tidak meremehkan Persijap meski unggul jauh di klasemen.

  • Keterbatasan waktu pemulihan fisik pemain menjadi tantangan utama Persija dalam meraih kemenangan.

Suara.com - Persija Jakarta saat ini memilih untuk mengesampingkan pembicaraan mengenai laga besar melawan Persib Bandung.

Sang juru taktik, Mauricio Souza, lebih memprioritaskan persiapan matang untuk menjamu Persijap Jepara pekan ini.

Pertandingan menghadapi Laskar Kalinyamat tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu besok.

Meskipun tensi persaingan dengan Persib sudah mulai terasa, tim pelatih tetap ingin pemain berkonsentrasi penuh.

Souza menyadari bahwa euforia di luar lapangan seringkali mendahului jadwal resmi yang harus dijalani tim.

Pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa mereka tidak ingin terburu-buru memikirkan laga tandang pekan depan.

“Pertama kita belum fokus untuk pertandingan Persib Bandung. Fokus itu besok. Jadi fokus untuk besok. Jadi yang eksternal, yang ada di luar, wartawan, suporter, mungkin sudah tidak sabar lagi untuk menyaksikan Persib Bandung lawan Persija tahun ini. Kita tim pelatih dan pemain belum berhenti untuk memikirkan tentang pertandingan tersebut,” kata Souza pada jumpa pers.

Komentar ini menunjukkan profesionalisme jajaran pelatih dalam menjaga stabilitas mental para penggawa Macan Kemayoran.

Laga kontra Persijap dipandang sama pentingnya untuk menjaga posisi tim di papan atas klasemen.

Baca Juga: Hasil Drawing 16 Besar, Frans Putros: Bagus Bertemu Ratchaburi FC

Persiapan taktis terus digenjot meski waktu yang dimiliki tim tergolong sangat singkat.

Senada dengan pelatihnya, Hanif Sjahbandi memastikan seluruh pemain memiliki visi yang sama untuk laga besok.

Para pemain tidak mau terdistraksi oleh komentar netizen maupun media mengenai laga klasik mendatang.

Hanif menyebutkan bahwa meraih tiga poin di kandang adalah harga mati sebelum bicara soal laga selanjutnya.

“Jadi ke depan adalah pertandingan besok melawan Persijap. Jadi itu yang sudah kita persiapkan dan kita fokuskan untuk meraih kemenangan. Baru setelah itu baru kita bicara pertandingan setelahnya,” kata Hanif.

Fokus tunggal ini menjadi kunci agar Persija tidak terpeleset saat menghadapi tim yang secara peringkat di bawah mereka.

Jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi Persija Jakarta yang baru saja bertanding awal pekan lalu.

Laga melawan Bhayangkara FC pada Senin kemarin cukup menguras energi fisik para pemain inti di lapangan.

Souza mengakui tantangan fisik ini nyata, namun ia tetap optimistis dengan metode pemulihan yang dilakukan.

“Kami tidak banyak waktu untuk persiapan. Kami main hari Senin, di Sabtu ini kami sudah kembali bermain. Jadi waktu itu untuk istirahat tidak terlalu lama. Tapi kami sudah analisis tentang lawannya, kami perjelas lagi apa yang positif untuk dilakukan di lapangan,” tutur pelatih asal Brasil itu.

Analisis video dan sesi latihan ringan menjadi instrumen utama dalam mematangkan strategi menghadapi Persijap.

Secara statistik, Persija memang jauh lebih diunggulkan dengan koleksi 32 poin dan duduk di peringkat ketiga.

Di sisi lain, Persijap Jepara masih tertahan di dasar klasemen, tepatnya pada posisi ke-17 musim ini.

Namun, perbedaan peringkat yang mencolok tidak membuat skuad Macan Kemayoran merasa di atas angin.

Souza memperingatkan anak asuhnya bahwa setiap kontestan di liga ini memiliki potensi untuk mengejutkan.

Disiplin taktis akan menjadi pembeda utama dalam menjaga ritme permainan sepanjang sembilan puluh menit berjalan.

Pelatih menekankan bahwa konsentrasi total adalah syarat mutlak jika ingin mengamankan posisi di klasemen.

Ia meminta para pemain tetap rendah hati dan tidak meremehkan status tim tamu yang sedang berjuang.

“Saya sudah beberapa kali berbicara, liga ini tidak mudah. Jadi biar pun di mana posisi klasemen dari tim, kami harus respek sama lawan. Dan besok tidak berbeda. Biar pun posisi dia (Persijap) saat ini ada di situ di klasemen, kami harus masuk dengan konsentrasi total,” ujar Souza.

Mentalitas juara inilah yang ingin ditanamkan Souza agar Persija terus konsisten di jalur perebutan gelar.

Kemenangan atas Persijap akan menjadi modal kepercayaan diri sebelum bertolak ke markas Persib Bandung.

Dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno diharapkan menjadi tambahan energi bagi para pemain.

Pihak manajemen Persija juga telah menyiapkan segala kebutuhan teknis agar laga kandang ini berjalan maksimal.

Setelah melewati laga esok, barulah tim akan mengevaluasi kondisi pemain untuk persiapan laga pekan ke-11.

Duel melawan Persib memang krusial, namun tiga poin dari Persijap tetap memiliki nilai poin yang sama.

Persija berkomitmen memberikan tontonan berkualitas sekaligus hasil positif bagi para pendukung setianya di ibu kota.

Load More