- Chelsea akan bertandang ke Etihad menghadapi Manchester City tanpa pelatih permanen pasca pemecatan Enzo Maresca.
- Manchester City wajib menang demi menjaga selisih empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal di liga.
- Chelsea memiliki rekor buruk tidak pernah mengalahkan City dalam 11 pertandingan terakhir sejak final UCL 2021.
Suara.com - Chelsea menghadapi tantangan besar saat bertandang ke Etihad Stadium untuk menghadapi Manchester City pada lanjutan Premier League pekan ke-20, Minggu waktu setempat.
Situasi The Blues semakin sulit setelah pemecatan Enzo Maresca, yang membuat City menjadi favorit kuat dalam laga ini.
Chelsea tercatat belum mampu mengalahkan pasukan Pep Guardiola sejak final Liga Champions 2021.
Rentetan 11 laga tanpa kemenangan melawan City menjadi bayang-bayang berat bagi tim tamu yang kini datang tanpa pelatih kepala permanen.
Situasi Panas di Chelsea Usai Pemecatan Maresca
Drama kembali menyelimuti Stamford Bridge di awal tahun 2026. Enzo Maresca resmi diberhentikan dari jabatannya setelah 18 bulan menangani Chelsea.
Meski sempat mempersembahkan dua trofi—UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA, hasil buruk di liga membuat manajemen yang dipimpin Todd Boehly dan Clearlake Capital mengambil keputusan tegas.
Chelsea hanya meraih dua kemenangan dari tujuh laga liga terakhir, serta mencatat dua kemenangan dari sembilan pertandingan di semua kompetisi.
Catatan ini menjadi alarm serius, terlebih dengan kunjungan ke markas sang juara bertahan.
Baca Juga: Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
The Blues juga punya rekam jejak buruk di Etihad. Sejak menang 2-1 pada Mei 2021 di bawah Thomas Tuchel, Chelsea tidak pernah menang dalam tujuh kunjungan terakhir ke markas City di semua ajang.
Manchester City Wajib Menang Jaga Asa Juara
Manchester City sendiri baru saja ditahan imbang Sunderland 0-0 pada pekan sebelumnya, yang menghentikan laju enam kemenangan beruntun mereka di liga.
Hasil tersebut membuat Arsenal unggul empat poin di puncak klasemen, dan jarak bisa melebar jika City kembali terpeleset.
Dengan Arsenal dijadwalkan menghadapi Bournemouth sehari sebelumnya, Guardiola dan timnya dituntut meraih kemenangan untuk tetap menjaga tekanan dalam perburuan gelar.
Rekor pertemuan jelas memihak City. Mereka tidak terkalahkan dalam 11 laga terakhir melawan Chelsea, sebuah dominasi yang diyakini akan berlanjut menghadapi tim London yang sedang goyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tawarkan Promo Menarik, BRI KKB National Expo Ukir Rekor MURI di 131 Lokasi
-
Siapa Souhaila Tahiri? Sosok Perempuan Muslim Jadi Asal Usul Isu Roberto Carlos Masuk Islam
-
Gosho Aoyama Ungkap Ending Manga Detective Conan Sudah Disiapkan
-
BRI KKB National Expo 2026 Cetak Rekor MURI, Digelar di 131 Lokasi Indonesia
-
KPK Pastikan Ada Mens Rea dalam Kasus Kuota Haji Mantan Menag Yaqut
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Raih Rekor MURI
-
Penjelasan Lengkap Roberto Carlos Bantah Masuk Islam: Saya Tidak Suka
-
4 Sepeda Gunung yang Nyaman di Aspal maupun Tanah, Tetap Ringan Dikayuh
-
POCO F9 Pro dan F9 Ultra Lolos TKDN, Siap Jadi Monster Baru Kelas Flagship di Pasar Indonesia
-
Harga Selisih Jauh, Honda Super-ONE Cuma Unggul Tipis saat Adu Akselerasi Melawan BYD Atto 1