- Pengusaha Indonesia Wandi Wanandi resmi mengakuisisi saham klub J2 League Jepang, FC Imabari, untuk ekspansi Asia.
- Wandi berharap investasi ini membuka jalur pengembangan sepak bola Indonesia melalui pemain, pelatih, dan peralatan.
- Wandi, putra Sofjan Wanandi, sebelumnya juga berinvestasi pada klub Liga Inggris, Tranmere Rovers FC, sejak 2019.
Suara.com - Langkah strategis dilakukan pengusaha Indonesia, Wandi Wanandi, dalam memperluas kiprahnya di industri sepak bola Asia.
Wandi resmi mengakuisisi sebagian saham klub FC Imabari, kontestan J2 League Jepang, sekaligus menandai ekspansi seriusnya ke sepak bola Negeri Sakura.
Dalam pernyataannya, Wandi menegaskan bahwa keterlibatannya di FC Imabari diharapkan dapat membuka jalur pengembangan sepak bola Indonesia yang lebih luas.
“Melalui langkah ini, saya berharap bisa membantu pengembangan sepak bola Indonesia, tidak hanya melalui pemain, tetapi juga pelatih, apparel, serta peralatan olahraga yang digunakan di Imabari,” ujar Wandi seperti dikutip dari @TimnasXtra
Lantas siapa Wanda Wanandi?
Wandi adalah putra dari Sofjan Wanandi (Liem Bian Khoen), pendiri dan pemilik mayoritas Santini Group yang juga mantan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) periode 2008-2013.
Ibunya, Riantini Sutedja, bahkan diabadikan dalam nama perusahaan, Santini merupakan gabungan dari nama Sofjan dan Riantini.
Keluarga Wanandi memiliki sejarah panjang dalam dunia bisnis dan politik Indonesia.
Pamannya, Jusuf Wanandi, adalah politisi senior dan pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Sofjan Wanandi sendiri pernah menjadi anggota DPR termuda di era Orde Baru
Baca Juga: Disebut Paling Bahagia, Indonesia Justru Dibayangi Tingkat Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia
Wandi menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat, meraih gelar sarjana Manufacturing Engineering dari Tufts University, kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Carnegie Mellon University.
Untuk memperdalam keahliannya, Wandi juga mengikuti pelatihan khusus di Yuasa Battery, Jepang, dan Exide Battery, Amerika Serikat.
Hasilnya, dia fasih berbahasa Jepang dan Inggris, menjadi aset penting dalam ekspansi global Santini Group.
Investasi di Dunia Sepak Bola
Pada September 2019, Santini Group mengumumkan pembelian saham lebih dari 10 persen di Tranmere Rovers FC, klub kasta keempat Liga Inggris.
Investasi ini dilakukan bersama saudara-saudaranya melalui Walutje Pte. Ltd, anak perusahaan PT Santinilawansa Lestari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
Membeli Bukan Menyewa, Tak Ada Lagi Istilah Sisa Kuota Internet Hangus
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin
-
Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis
-
Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru
-
4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan
-
Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan