- Michael Carrick memimpin Manchester United melawan Manchester City pada Derby Manchester di Old Trafford, Sabtu (17/1).
- Carrick menghadapi tantangan besar mematahkan tren buruk debutan derby pasca-Ferguson dan menentukan taktik efektif.
- Keputusan taktis mengenai duet lini tengah (Mainoo/Casemiro) dan lini serang (Amad/Mbeumo/Sesko) sangat krusial.
Bersama Middlesbrough, ia mampu memaksimalkan serangan transisi cepat, sesuatu yang bisa dimanfaatkan dengan pemain seperti Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, Casemiro, dan Lisandro Martínez.
Pertanyaannya, dengan pertahanan United yang sudah kebobolan 32 gol musim ini, apakah pendekatan tersebut cukup aman untuk menghadapi City?
Duet Gelandang: Aman atau Berani?
Kobbie Mainoo menjadi salah satu pemain yang berpotensi kembali bersinar di era Carrick.
Minimnya menit bermain musim ini membuat talenta muda akademi United itu haus pembuktian.
Opsi duet di lini tengah pun terbuka, Casemiro–Manuel Ugarte untuk pendekatan defensif, atau memasukkan Mainoo demi permainan progresif.
Mainoo menunjukkan kualitasnya saat dimainkan bersama Ugarte melawan Brighton, meski belum sepenuhnya tajam.
Jika Carrick ingin memberi sinyal permainan menyerang dan progresif, memasang Mainoo sejak awal bisa menjadi keputusan populer di mata suporter.
Amad Diallo atau Bryan Mbeumo, atau Keduanya?
Baca Juga: Casemiro Punya Klausul Kontrak Mahal di MU, Bisa Bertahan hingga 2027 dengan Gaji Rp7 M per Pekan
Kembalinya Amad Diallo dan Bryan Mbeumo dari Piala Afrika menambah dilema Carrick.
Keduanya sama-sama efektif di sisi kanan, namun memiliki karakter berbeda.
Amad unggul dalam kreativitas dan dribel, sementara Mbeumo lebih tajam dalam penyelesaian akhir.
Secara statistik, kontribusi Amad tak kalah dari Mbeumo dalam menciptakan peluang.
Carrick bisa saja mengorbankan satu posisi dengan menggeser Mbeumo ke peran lebih sentral, seperti yang pernah ia jalani di Brentford, demi memberi ruang bagi keduanya tampil bersamaan.
Bisakah Benjamin Sesko Melanjutkan Tren Positif?
Benjamin Sesko mulai menunjukkan tanda-tanda adaptasi di Manchester United.
Ia mencetak tiga gol dalam dua laga di era caretaker Darren Fletcher, lebih banyak dibandingkan total golnya di bawah Ruben Amorim.
Yang paling menggembirakan, Sesko kini lebih sering mendapatkan peluang.
Dalam empat laga terakhir, ia mencatatkan 22 tembakan, seluruhnya dari dalam kotak penalti.
Meski total lima gol dari 19 penampilan masih terbilang minim untuk penyerang mahal, peningkatan pergerakan dan kehadirannya di area berbahaya memberi harapan baru.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Casemiro Punya Klausul Kontrak Mahal di MU, Bisa Bertahan hingga 2027 dengan Gaji Rp7 M per Pekan
-
Manchester City Resmi Sepakati Transfer Marc Guehi dari Crystal Palace
-
Tatap Old Trafford di Derby Manchester, Pep Guardiola Bawa Skuat Lebih Segar dan Bertenaga
-
Menerka Taktik Carrick Hadapi Pep Guardiola: Kunci Erling Haaland, Mainkan Maguire
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan