- Michael Carrick memimpin Manchester United melawan Manchester City pada Derby Manchester di Old Trafford, Sabtu (17/1).
- Carrick menghadapi tantangan besar mematahkan tren buruk debutan derby pasca-Ferguson dan menentukan taktik efektif.
- Keputusan taktis mengenai duet lini tengah (Mainoo/Casemiro) dan lini serang (Amad/Mbeumo/Sesko) sangat krusial.
Suara.com - Manchester United memasuki babak baru pada akhir pekan ini.
Michael Carrick akan menjalani laga pertamanya sebagai pelatih interim Setan Merah saat menghadapi Manchester City dalam Derby Manchester di Old Trafford, Sabtu (17/1).
ertandingan ini bukan sekadar duel gengsi, tetapi juga menjadi ujian besar arah permainan United di bawah Carrick hingga akhir musim.
City datang dengan ambisi menjaga persaingan juara Liga Inggris, sementara United berusaha mempertahankan peluang lolos ke Liga Champions.
Hadapi City bukan lawan enteng buat skuat United dan Carrick. Setidaknya ada 5 pertanyaan besar yang wajib dijawab Carrick di taktiknya jika ingin meraih kemenangan di Old Trafford.
Mampukah Carrick Mematahkan Tren Buruk Pelatih Debutan Derby?
Derby Manchester kerap menjadi mimpi buruk bagi pelatih Manchester United di era pasca-Sir Alex Ferguson.
David Moyes, Ralf Rangnick, dan Erik ten Hag sama-sama kalah telak tiga gol pada derby pertama mereka. Louis van Gaal, José Mourinho, dan Ole Gunnar Solskjaer pun gagal meraih kemenangan.
Satu-satunya pengecualian datang dari Ruben Amorim, yang secara dramatis membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas City pada Desember 2024.
Baca Juga: Casemiro Punya Klausul Kontrak Mahal di MU, Bisa Bertahan hingga 2027 dengan Gaji Rp7 M per Pekan
Carrick tentu berharap bisa meniru kisah tersebut, meski ekspektasi terhadapnya relatif rendah.
Bertahan dan Serangan Balik, Masihkah Efektif Lawan City?
Manchester City tetap dominan dalam penguasaan bola, termasuk saat menghadapi United.
Rata-rata penguasaan bola City atas United mencapai lebih dari 62 persen. Namun, sejarah menunjukkan pendekatan bertahan dan serangan balik bukan tanpa hasil.
Di era Solskjaer, United hanya menguasai bola sekitar 36 persen saat derby, tetapi mampu meraih empat kemenangan dari delapan laga.
Carrick sendiri dikenal fleksibel secara taktik.
Berita Terkait
-
Casemiro Punya Klausul Kontrak Mahal di MU, Bisa Bertahan hingga 2027 dengan Gaji Rp7 M per Pekan
-
Manchester City Resmi Sepakati Transfer Marc Guehi dari Crystal Palace
-
Tatap Old Trafford di Derby Manchester, Pep Guardiola Bawa Skuat Lebih Segar dan Bertenaga
-
Menerka Taktik Carrick Hadapi Pep Guardiola: Kunci Erling Haaland, Mainkan Maguire
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!