- Michael Carrick menyatakan kemenangan Manchester United atas City di Old Trafford hasil eksekusi disiplin rencana permainan sederhana.
- United unggul berkat lebar serangan Amad Diallo dan Patrick Dorgu, didukung gol Mbeumo serta pertahanan solid Maguire-Martínez.
- Carrick menekankan pentingnya keseimbangan defensif dan memanfaatkan energi pendukung untuk menjalankan taktik dengan baik.
Suara.com - Michael Carrick menegaskan bahwa kemenangan Manchester United atas Manchester City di Derby Manchester bukanlah hasil kebetulan.
Pelatih anyar Setan Merah itu menyebut kemenangan 2–0 di Old Trafford lahir dari pendekatan sederhana: bermain sesuai kekuatan tim dan menjalankan dasar-dasar permainan dengan disiplin tinggi.
Hasil tersebut bahkan berpotensi jauh lebih besar. Manchester United sempat mencetak tiga gol tambahan yang dianulir karena offside, dua kali membentur tiang gawang, serta memaksa kiper City, Gianluigi Donnarumma, melakukan sejumlah penyelamatan krusial.
Padahal, dengan kondisi Manchester City yang dilanda cedera di lini belakang, tetap tidak banyak pihak yang memprediksi United mampu tampil sedominan itu.
Carrick justru memilih strategi yang jelas, membiarkan City menguasai bola, namun mengandalkan permainan langsung dengan tempo tinggi dan intensitas agresif, citra klasik “United way” yang jarang terlihat sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
“Bukan tugas saya membedah Manchester City secara terbuka. Kami hanya ingin bermain sesuai kekuatan kami,” ujar Carrick kepada Sky Sports.
Kunci permainan United terletak pada lebar serangan yang diberikan Amad Diallo dan Patrick Dorgu.
Keduanya meregangkan pertahanan City dan menghadirkan dimensi berbeda dibandingkan era sebelumnya, ketika penggunaan wing-back dan penyerang ke dalam tak memberi dampak maksimal.
Dorgu mencetak gol kedua United, menegaskan kemampuannya bermain lebih ofensif meski dikenal sebagai bek.
Baca Juga: Momennya Pas, Oliver Glasner Tinggalkan Crystal Palace usai Dirumorkan ke Manchester United
Sementara gol pembuka dicetak Bryan Mbeumo, yang tampil impresif pada laga perdananya setelah Cameroon tersingkir dari Piala Afrika.
“Dua pemain sayap kami, Amad dan Dorgu, luar biasa dalam menyerang dan bertahan. Mbeumo dan Bruno Fernandes tampil solid, Cunha memberi dampak dari bangku cadangan, Mount hampir mencetak gol. Semua berjalan sesuai harapan,” kata Carrick.
Ia menambahkan bahwa fokus utama tim adalah keseimbangan.
“Kami ingin solid secara defensif sebagai sebuah tim. Kami tahu punya ancaman saat transisi. Ketika menguasai bola, kami terlihat berbahaya. Para pemain menjalankan rencana taktik dengan sangat baik, baik secara teknis maupun mental.”
Lisandro Martínez, yang kembali berduet dengan Harry Maguire untuk pertama kalinya dalam 11 bulan dan sukses meredam Erling Haaland, mengungkap pesan sederhana Carrick kepada para pemain.
“Satu hal penting yang dikatakan Michael Carrick adalah ‘gunakan energi dari para pendukung’. Hari ini kami melakukannya,” ujar bek asal Argentina itu.
Menurut Martínez, kekompakan tim membuat United sulit dikalahkan di kandang. “Saat kami bersatu seperti ini, hampir mustahil kalah di Old Trafford.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Momennya Pas, Oliver Glasner Tinggalkan Crystal Palace usai Dirumorkan ke Manchester United
-
Deretan Fakta Menarik Usai Manchester United Permalukan Man City di Old Trafford
-
Pep Guardiola Akui Manchester United Punya Energi yang Tak Dimiliki Manchester City
-
Steven Gerrard Peringatkan Arteta Usai Arsenal Gagal Menang atas Nottingham
-
14 Tahun di Old Trafford, Manchester United Putuskan Lepas Satu Striker ke Klub Turki
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan