- Steven Gerrard mengingatkan Mikel Arteta fokus pada pemborosan peluang daripada mengeluhkan keputusan wasit saat imbang.
- Arsenal ditahan 0-0 oleh Nottingham Forest, membuat keunggulan poin di puncak klasemen menyusut menjadi tujuh poin.
- Arteta kecewa karena VAR tidak memberikan penalti saat bola mengenai lengan pemain Forest di kotak penalti.
Suara.com - Legenda Liverpool, Steven Gerrard, melontarkan peringatan kepada Mikel Arteta agar tidak terlalu terpaku pada keputusan wasit usai Arsenal ditahan imbang 0-0 oleh Nottingham Forest dalam lanjutan Premier League di City Ground.
Hasil imbang tersebut terasa mengecewakan bagi Arsenal.
Pasalnya, pada laga sebelumnya Manchester City secara mengejutkan kalah 0-2 dari Manchester United di Old Trafford.
Situasi itu membuka peluang emas bagi The Gunners untuk unggul sembilan poin di puncak klasemen.
Namun, kegagalan mencetak gol membuat Arsenal kini hanya unggul tujuh poin dari City dan Aston Villa, yang masih menyimpan satu pertandingan.
Usai pertandingan, Arteta menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada Arsenal.
Ia menilai timnya dirugikan ketika bola mengenai lengan Ola Aina di dalam kotak penalti Forest.
“Bola mengenai bahu lalu mengenai tangan. Penjelasan keputusan itu tidak tepat. Timing dan niat pemain sangat jelas. Menurut saya itu penalti yang sangat jelas,” ujar Arteta.
Insiden tersebut sempat ditinjau oleh VAR, namun keputusan akhir tetap menyatakan tidak ada pelanggaran.
Baca Juga: Kutukan Derby Pelatih Baru Manchester United: Mampukah Carrick Selamat di Old Trafford?
Premier League Match Centre menjelaskan bahwa bola lebih dulu mengenai bahu Aina dan posisi lengannya dianggap alami.
Meski mengakui adanya potensi pelanggaran, Steven Gerrard menilai Arteta seharusnya tidak menjadikan keputusan penalti sebagai alasan utama kegagalan Arsenal meraih tiga poin.
“Saya rasa ada perdebatan di situ, tapi tidak sejelas yang dikatakan Arteta. Terutama jika dilihat secara real time dari sudut pandang wasit,” kata Gerrard kepada TNT Sports.
Ia menegaskan bahwa penyebab utama Arsenal gagal menang adalah ketidakmampuan memaksimalkan peluang, terutama di babak pertama.
“Arsenal sangat boros. Kiper melakukan penyelamatan kelas dunia, dan ada peluang besar yang seharusnya bisa jadi gol,” lanjut Gerrard.
Gerrard secara khusus menyoroti peluang Gabriel Martinelli yang gagal berbuah gol. Menurutnya, kesempatan tersebut seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah oleh pemain di level Arsenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi