- Sporting Lisbon akan menjamu juara bertahan PSG di Estadio Jose Alvalade pada laga penentuan fase grup Liga Champions.
- Sporting Lisbon bertekad memaksimalkan laga kandang setelah kalah di laga kelima, sementara PSG cukup stabil performanya.
- Kedua tim menghadapi masalah pemain absen akibat cedera dan skorsing menjelang pertemuan krusial ini di kompetisi UEFA.
Suara.com - Liga Champions kembali bergulir setelah jeda enam pekan. Pada laga penentuan fase liga, Sporting Lisbon akan menghadapi tantangan besar saat menjamu juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio Jose Alvalade.
Ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di kompetisi UEFA dan berpotensi krusial bagi peluang lolos ke fase gugur.
Sporting saat ini menempati peringkat ke-14 klasemen fase liga dengan koleksi poin yang masih membuka peluang lolos otomatis, sementara PSG berada di posisi ketiga dan hanya terpaut tiga poin dari wakil Portugal tersebut.
Sporting Andalkan Kekuatan Kandang
Sporting Lisbon datang dengan tekad bangkit usai kekalahan 1-3 dari Bayern Munich pada matchday kelima. Sempat unggul lebih dulu, tim asuhan Rui Borges runtuh dalam rentang 12 menit dan harus mengakui keunggulan raksasa Bundesliga itu.
Meski demikian, Jose Alvalade menjadi benteng kokoh bagi Sporting di Liga Champions musim ini. Mereka selalu menang dalam tiga laga kandang, termasuk atas Marseille dan Club Brugge.
Jika kembali meraih kemenangan, Sporting akan mencatat empat kemenangan kandang beruntun di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
PSG Datang dengan Status Juara Bertahan
PSG bertandang ke Lisbon dengan status juara bertahan Liga Champions dan performa yang relatif stabil.
Baca Juga: Dirumorkan Gabung Persib, Gaji Layvin Kurzawa Pernah Capai Rp2,2 Miliar Seminggu
Tim asuhan Luis Enrique baru saja menang 3-0 atas Lille di Ligue 1, hasil yang membantu mereka tetap menempel ketat Lens di puncak klasemen.
Meski sempat tersingkir dari Coupe de France oleh Paris FC, PSG hanya menelan satu kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Di Liga Champions, mereka juga tampil solid, meski hanya bermain imbang tanpa gol saat bertandang ke markas Athletic Bilbao pada laga terakhir.
Kondisi Tim dan Perkiraan Susunan Pemain
Sporting Lisbon menghadapi masalah cedera yang cukup serius. Beberapa pilar utama seperti Pedro Goncalves, Nuno Santos, Ousmane Diomande, Geovany Quenda, dan Fotis Ioannidis dipastikan absen.
Selain itu, kapten tim Morten Hjulmand harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa