- Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, merencanakan penggunaan wasit asing lagi pada putaran kedua Super League 2025/2026.
- Pada putaran pertama, wasit asing dari Singapura, Uzbekistan, Malaysia, dan Korea Selatan telah memimpin beberapa pertandingan liga.
- PSSI tetap meningkatkan kepercayaan pada wasit lokal sembari mengandalkan wasit asing berkualitas termasuk Yamamoto Yudai penuh waktu.
Suara.com - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, memastikan pihaknya kembali berencana menghadirkan wasit asing untuk memimpin pertandingan pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Langkah tersebut melanjutkan kebijakan pada putaran pertama, yang telah melibatkan sejumlah pengadil dari luar negeri.
Pada paruh pertama musim ini, beberapa wasit asing tercatat sudah memimpin laga Super League, di antaranya Muhammad Taqi asal Singapura, Nadjafaliev Asker dari Uzbekistan, Muhammad Nazmi (Malaysia), serta Ko Hyung-jin dari Korea Selatan.
“Sebenarnya bukan hanya wasit asing, namun kami perlu mengundang wasit-wasit berkualitas dari luar negeri. Bagaimanapun, kita perlu memahami, kami perlu untuk meminta mereka mengerti, karena wasit-wasit papan atas Asia juga sibuk memimpin di ACLE (AFC Champions League Elite), ACL 2,” ujar Ogawa.
Meski demikian, Ogawa menegaskan Komite Wasit PSSI juga mulai memberikan kepercayaan lebih besar kepada wasit lokal untuk memimpin pertandingan Super League.
“Namun pada prinsipnya, sekarang kami memiliki kepercayaan kepada beberapa wasit lokal. Itulah mengapa sebisa mungkin kami semestinya menunjuk wasit lokal (untuk memimpin pertandingan-pertandingan),” jelasnya.
Ogawa turut menyinggung keberadaan Yamamoto Yudai yang saat ini berstatus sebagai wasit asing penuh waktu di Indonesia. Menurutnya, kehadiran Yamamoto juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan.
“Sekarang juga ada Yamamoto Yudai yang menjadi wasit asing penuh waktu. Itulah mengapa kami juga percaya ia dapat memberikan keputusan berkualitas di atas lapangan. Tapi ya, kami tetap mengundang wasit asing yang benar-benar merupakan wasit berkualitas,” tutup Ogawa.
(Antara)
Baca Juga: Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
Fajar Fathurrahman Akui Banyak Tersenyum Bersama Persija
-
BRI Super League: Persis Solo Datangkan Kadek Raditya dari Persebaya
-
Guliran FIFA Series 2026 dan 2 Alasan dari Semesta yang Patahkan Klaim PSSI Anak Emas FIFA
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
BUMN Ramai-ramai Gagal Bayar: Salah Kelola atau Ada 'Sesuatu'?
-
Review Cek Khodam: Komedi Horor yang Telat Menunggangi Momentum Tren Viral
-
Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway
-
Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China
-
3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan
-
BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?
-
Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby
-
11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket
-
Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi