- Persib Bandung dikabarkan serius negosiasi dengan Layvin Kurzawa, mantan bek PSG, berdasarkan laporan media Prancis dan Transfermarkt.
- Media Prancis menyoroti ambisi Persib di Asia, menyamakannya dengan Ronaldo di Al-Nassr untuk mendatangkan pemain top Eropa.
- Rekrutmen Kurzawa berisiko tinggi karena pemain berusia 33 tahun itu memiliki riwayat cedera yang sangat mengkhawatirkan selama kariernya.
Suara.com - Euforia tengah menyelimuti bursa transfer Persib Bandung setelah nama besar sekelas Layvin Kurzawa mencuat sebagai target potensial.
Rumor ini bukan isapan jempol belaka, setelah laman Transfermarkt dan media terkemuka Prancis, Foot Mercato melaporkan adanya negosiasi serius antara mantan bek Paris Saint-Germain (PSG) itu dengan manajemen Maung Bandung.
Laporan dari Prancis bahkan menyebut proses diskusi sudah memasuki tahap lanjut, menyoroti ambisi Persib di kancah Asia.
"Layvin Kurzawa dilaporkan telah menemukan peluang baru di Asia," tulis Foot Mercato, Minggu (18/1/2026).
"Layvin Kurzawa sedang dalam tahap negosiasi lanjutan untuk bergabung dengan Persib Bandung, pemimpin klasemen liga Indonesia," sambung laporan tersebut.
Media tersebut juga menggarisbawahi daya pikat Persib sebagai klub besar di Asia Tenggara yang bisa menarik pemain top Eropa.
"Meskipun mungkin bukan nama yang familiar di Eropa, tim Indonesia ini memiliki reputasi yang kuat di Asia Tenggara, berkompetisi di Liga Champions AFC, mirip dengan Cristiano Ronaldo bersama Al-Nassr," tulis laporan itu.
"Tujuan klub ini dilaporkan adalah untuk menarik pemain dengan karier sukses di Eropa dan memanfaatkan pengalaman mereka untuk membantu mereka melangkah ke level selanjutnya di tingkat benua," lanjut laporan tersebut.
Dengan status bebas transfer dan koleksi 13 caps bersama Timnas Prancis serta segudang trofi domestik, Kurzawa di atas kertas adalah rekrutan impian.
Baca Juga: Berguinho Siap Kerja Keras Jaga Posisi Persib Bandung
Akan tetapi di balik rekam jejaknya yang mentereng itu, ada satu catatan krusial yang wajib menjadi bahan pertimbangan serius bagi Persib, riwayat kebugaran sang pemain.
Merekrut bek berusia 33 tahun ini bisa menjadi pertaruhan besar. Data menunjukkan bahwa Kurzawa memiliki riwayat cedera yang cukup mengkhawatirkan dan konsistensinya kerap terganggu masalah fisik.
Selama periode singkatnya di klub Portugl, Boavista, ia tercatat hanya bermain selama 170 menit dari empat laga akibat masalah otot.
Jika ditarik lebih jauh ke belakang, masalah cedera memang seolah menjadi teman akrabnya.
Pada musim 2018/2019, Kurzawa harus menepi selama 90 hari dengan melewatkan 20 pertandingan karena masalah herniated disk.
Tak hanya itu, saat berseragam Fulham dan PSG, cedera jaringan ikat pernah memaksanya absen selama 124 hari.
Fakta paling mencemaskan adalah statistik menit bermainnya. Terakhir kali Kurzawa mampu tampil lebih dari 20 kali dalam satu musim kompetisi terjadi pada musim 2020/2021 atau enam tahun silam.
Mendatangkan Kurzawa ibarat pedang bermata dua. Pengalaman dan mentalitas juaranya tidak diragukan lagi bisa mengangkat level tim.
Namun, Persib harus sangat berhati-hati. Adaptasi dengan iklim tropis dan intensitas kompetisi Super League akan menjadi ujian berat bagi fisiknya yang terbukti rentan, menjadikan rekrutan ini sebagai sebuah perjudian berisiko tinggi.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
PSG Diprediksi Jadi Tim Paling Mampu Gagalkan Kans Arsenal Juara Liga Champions
-
Gol Cepat Beckham Putra ke Gawang Persija Jadi Ajang Pembuktian Khusus bagi John Herdman
-
Umuh Muchtar Pastikan Persib Rekrut Pemain Asing Baru, Besok Sudah Ikut Latihan?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi