- Teja Paku Alam mewaspadai PSBS Biak menjelang laga perdana putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
- Persib Bandung akan menghadapi PSBS Biak di Stadion GBLA pada Minggu, 25 Januari 2026.
- Teja menargetkan kemenangan sebagai modal awal penting meskipun pertemuan sebelumnya berakhir 3-0 untuk Persib.
Suara.com - Menjelang bergulirnya putaran kedua BRI Super League 2025/2026, penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, mewaspadai PSBS Biak.
Persib dijadwalkan menghadapi PSBS Biak pada laga perdana putaran kedua BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (25/1/2026).
Teja mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya fokus mempersiapkan diri menghadapi putaran kedua kompetisi.
Selain itu, pada laga pembuka putaran kedua, Teja menargetkan kemenangan sebagai modal penting bagi Persib menatap pertandingan selanjutnya.
“Persiapannya pasti kami harus selalu siap karena sudah akan masuk putaran kedua. Semoga kami bisa memulai dengan baik,” kata Teja.
Penjaga gawang bernomor punggung 14 itu menyadari persaingan di BRI Super League 2025/2026 berlangsung ketat dan relatif merata secara kualitas.
PSBS Biak, meski berada di papan bawah klasemen, dinilai tidak bisa dianggap enteng. Tim berjuluk Badai Pasifik tersebut dihuni sejumlah pemain berkualitas.
Karena itu, pada pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026, skuad Maung Bandung dituntut bekerja keras dan tetap waspada.
“Persaingan di Super League sekarang hampir merata. Walaupun Biak berada di bawah, mereka punya pemain yang bagus dan berkualitas, jadi kami harus mewaspadai itu,” ujarnya.
Baca Juga: Giliran Pemain Keturunan Rp 10,43 Miliar Dikabarkan Gabung Persija Jakarta
Pada pertemuan di putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Persib berhasil meraih kemenangan atas PSBS Biak.
Skuad Maung Bandung menaklukkan Badai Pasifik dengan skor 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 17 Oktober 2025.
Menurut Teja, hasil maksimal pada putaran pertama menjadi modal positif bagi Persib.
“Kalau di pertandingan pertama bisa menang 3-0 pada putaran pertama, ya Alhamdulillah,” ucapnya.
Meski demikian, Teja menegaskan hasil di putaran pertama tidak bisa dijadikan patokan untuk pertemuan kali ini.
Menurutnya, PSBS Biak dipastikan melakukan pembenahan, sehingga tetap harus diwaspadai pada putaran kedua.
“Sekarang sudah masuk putaran kedua, pasti mereka berbenah. Dari tim kami juga terus memperbaiki kekurangan,” tegas Teja.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa
-
Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir