- AC Milan sedang merampungkan transfer bek muda Juwensley Onstein dari Genk, namun prosesnya tertunda karena kendala dokumen administratif.
- Juwensley Onstein, lahir di Belanda, memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Medan, membuka peluang timnas.
- Pemain 17 tahun ini berposisi bek tengah, sebelumnya bermain di Jong Genk, dan pernah memperkuat timnas Belanda junior.
Suara.com - Raksasa Serie A, AC Milan saat ini tengah merampungkan proses transfer bek muda keturunan Indonesia, Juwensley Onstein.
Saat ini, proses kepindahan Juwensley Onstein ke AC Milan sedang mengalami hambatan lantaran masalah dokumen.
Awalnya, kesepakatan antara Milan dan Genk berkembang sangat cepat. Bahkan, Onstein dijadwalkan tiba di Italia untuk menjalani tes medis sebelum bergabung dengan tim Milan Futuro.
Namun, rencana tersebut kini tertunda akibat kendala administratif.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan detail terkait sumber masalah tersebut.
Belum diketahui apakah terjadi perubahan sikap dari salah satu klub, persoalan teknis dalam kontrak, atau justru munculnya klub lain yang mencoba membajak transfer pemain keturunan Indonesia ini.
Lantas siapa Juwensley Onstein, apakah benar ia memiliki keturunan Indonesia?
Juwensley Onstein lahir di Arnhem, Belanda, pada 7 Oktober 2007. Pemain berusia 17 tahun ini berpostur ideal dengan tinggi 1,88 meter dan berposisi utama sebagai bek tengah, meski juga mampu bermain sebagai bek kiri.
Ia dikenal sebagai pemain kaki kiri, atribut yang cukup langka dan bernilai tinggi untuk posisi bertahan.
Baca Juga: Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Gabung AC Milan
Dari sisi latar belakang keluarga, Onstein memiliki darah Indonesia, Belanda, dan Suriname. Kakek dari pihak ayahnya lahir di Medan, sementara nenek dari pihak ayah berdarah Suriname.
Adapun ibunya merupakan warga Belanda murni. Faktor inilah yang membuka peluang bagi Onstein untuk membela Timnas Indonesia di masa depan, sesuatu yang juga menarik perhatiannya.
Karier sepak bola Juwensley dimulai sejak usia 6 tahun.
Ia pertama kali bermain sebagai gelandang nomor 8 di akademi ESA Arnhem pada 2017. Bakatnya kemudian membawanya masuk ke akademi Vitesse dan Ajax Amsterdam.
Titik penting kariernya terjadi pada 7 Oktober 2023, saat ia resmi bergabung dengan Jong Genk dan mulai difokuskan sebagai bek tengah.
Bersama Jong Genk, Onstein menandatangani kontrak profesional pertamanya.
Berita Terkait
-
Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Gabung AC Milan
-
Giliran Pemain Keturunan Rp 10,43 Miliar Dikabarkan Gabung Persija Jakarta
-
Umuh Muchtar Pastikan Persib Rekrut Pemain Asing Baru, Besok Sudah Ikut Latihan?
-
Kabar Buruk untuk John Herdman, Pascal Struijk dan Jayden Oosterwolde Kompak Tolak Timnas Indonesia
-
Alasan Persik Kediri Lepas M Khanafi ke Borneo FC, Ternyata Karena Hal Tak Terduga
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal
-
Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah
-
Namanya Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Belanda Bisa Bela Timnas Indonesia?
-
Rapor Impresif Sandy Walsh di ACL Elite, Agresif dan Berbahaya
-
Gelar Juara Semakin Menjauh, Mauricio Souza Bakal Evaluasi Pemain-pemain Persija