- Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria dalam FIFA Series 2026, menjadi pertemuan kedua setelah kekalahan 0-4 tahun 1973.
- Pertemuan bersejarah pertama terjadi di GBK pada 4 Februari 1973, di mana Indonesia kalah telak 0-4 dari Bulgaria.
- Statistik terkini Bulgaria menunjukkan performa kurang baik dengan hanya mencetak tiga gol dalam lima laga terakhir.
Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria di FIFA Series 2026. Laga nanti jadi pertemun kedua bagi Indonesia dan Bulgaria.
Timnas Indonesia akan bersaing di grup yang juga dihuni Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis.
Ajang ini diharapkan menjadi panggung penting bagi skuad Garuda di bawah pelatih baru John Herdman.
Tim Nasional Indonesia pernah mencatat salah satu hasil pahit dalam sejarah laga internasional saat menghadapi Bulgaria pada pertandingan persahabatan internasional, Minggu 4 Februari 1973.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Skuad Garuda harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-4 di hadapan 72 ribu penonton.
Dalam laga yang dipimpin wasit Ahmed Kadhim tersebut, Indonesia sebenarnya tampil dengan kekuatan terbaiknya pada masa itu.
Ronny Pasla dipercaya mengawal gawang, sementara lini belakang dihuni nama-nama seperti Anwar Ujang, Widodo, Sunarto, Ronny Pattinasarany, dan Yuswardi.
Iswadi Idris menjadi motor di lini tengah, dengan dukungan para penyerang Anjas Asmara, Abdul Kadir, Risdianto, dan Jacob Sihasale. Timnas Indonesia saat itu ditangani pelatih Suwardi Arland.
Namun, perbedaan kualitas dan pengalaman berbicara. Bulgaria langsung unggul sejak awal pertandingan melalui gol Atanas Mihaylov.
Baca Juga: Menanti 'Identitas Visual' Timnas Indonesia dalam Jersey Terbaru Besok
Tim Eropa Timur tersebut terus menekan dan menambah keunggulan lewat Dinko Dermendzhiev.
Di babak kedua, Atanas Mihaylov kembali mencatatkan namanya di papan skor sebelum Dermendzhiev menutup kemenangan Bulgaria menjadi 4-0.
Bulgaria yang dilatih Yoncho Arsov menurunkan pemain-pemain berpengalaman seperti Rumyancho Goranov di bawah mistar, serta Atanas Mihaylov dan Dinko Dermendzhiev yang tampil sebagai bintang lapangan.
Statistik Tim Bulgaria Saat Ini
Meski pernah membantai Timnas Indonesia, Bulgaria era saat ini ternyata punya rekor yang tidak cukup bagus.
Dalam lima pertandingan, Bulgaria hanya mencetak tiga gol atau rata-rata 0,5 gol per laga, sebuah angka yang jauh dari ideal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Bocor! Surat Pemanggilan TC Piala AFF 2026: Eksel Runtukahu Dipanggil Perdana
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Rentetan Cedera Kevin Diks Jadi Sorotan, Pelatih Monchengladbach Soroti Beban Kerja Tinggi
-
Rumor: Klub Raksasa Polandia Tertarik Boyong Dony Tri Pamungkas
-
Arsenal dan Atletico Madrid Bersaing Rekrut Julian Brandt
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup