- Shayne Pattynama, pemain diaspora Timnas Indonesia, resmi mengakhiri kerja sama dengan klub Thailand, Buriram United.
- Pengumuman perpisahan tersebut disampaikan langsung oleh Buriram United melalui media sosial resmi klub Thailand.
- Keputusan ini dapat menjadi sinyal penting bagi Persija Jakarta yang sebelumnya terkendala biaya kompensasi transfer pemain tersebut.
Suara.com - Spekulasi yang menghubungkan Persija Jakarta dengan pemain diaspora Timnas Indonesia, Shayne Pattynama kini memasuki babak baru yang dramatis.
Di tengah rumor yang beredar, kabar mengejutkan datang dari Thailand, Shayne Pattynama dan Buriram United telah resmi mengakhiri kerja sama mereka.
Secara tak terduga, Buriram United melalui media sosial resminya mengumumkan perpisahan dengan bek kiri andalan Timnas Indonesia tersebut.
"Buriram united FC ingin mengatakan kepada Shayne Pattynama untuk komitmen dan profesionalitasnya saat Bersama klub," tulis rilis resmi klub.
"Kami mendoakan dia semoga sukses dalam kariernya dan terbaik untuk perjalanan ke depan," sambungnya.
Kabar perpisahan ini menjadi sinyal kuat dalam saga transfer ini.
Sebelumnya kendala utama bagi Persija atau klub peminat lainnya adalah kontrak Pattynama yang baru akan berakhir pada 30 Juni 2026, yang berarti membutuhkan biaya kompensasi transfer.
Rumor ketertarikan Persija pada pemain diaspora memang bukan hal baru. Sebelum nama Pattynama, Ivar Jenner juga sempat dikaitkan.
Saat dikonfirmasi mengenai isu Pattynama beberapa waktu lalu, pihak Persija memberikan respons yang diplomatis.
Baca Juga: Kabar Gembira dari Mees Hilgers: Cedera ACL Membaik, Siap Kembali ke Lapangan dalam Dua Pekan
"Ya kalau secara secara teknis sebenarnya pelatih yang tahu," ujar Direktur Persija, Ardhi Tjahjoko.
Perpisahan ini terjadi tak lama setelah Pattynama kembali memperkuat skuad juara Liga Thailand itu.
Ia baru saja masuk dalam daftar pemain saat melawan Chiangrai United pada Minggu (18/1/2026), setelah absen lebih dari dua bulan akibat cedera.
Berita Terkait
-
Krisis Pemain Persija di GBK, Mauricio Souza Siapkan Strategi Rahasia Tumbangkan Madura United
-
Dony Tri Pamungkas Percaya Diri Persija Sikat Madura United di GBK
-
Pilar Kunci Banyak yang Absen, Modal Persija Jakarta Kalahkan MU Masih Banyak
-
Duel Emosional Mauricio Souza, Mampukah Persija Jakarta Benamkan Madura United ke Zona Merah?
-
Prediksi Persija Jakarta vs Madura United di BRI Super League, 23 Januari 2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal