- Borussia Dortmund akan menjamu Inter Milan di Signal Iduna Park untuk menentukan lolos otomatis ke 16 besar Liga Champions.
- Dortmund memiliki produktivitas tinggi (19 gol) dan rekor kandang kuat, sementara Inter raih tiga kekalahan beruntun di kompetisi tersebut.
- Kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen sementara fase liga, menjadikan laga ini duel penentuan posisi delapan besar.
Suara.com - Pertarungan besar akan tersaji di Signal Iduna Park, Rabu waktu setempat, saat Borussia Dortmund menjamu Inter Milan pada laga penentuan fase liga Liga Champions 2025/2026.
Dua mantan juara Eropa ini masih sama-sama memburu posisi delapan besar, yang berarti tiket langsung ke babak 16 besar tanpa melalui playoff.
Menjelang matchday terakhir, kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen. Inter Milan berada tepat di atas Dortmund, membuat laga ini menjadi duel langsung yang sangat menentukan nasib keduanya di kompetisi elite Eropa.
Situasi Borussia Dortmund: Produktif, Kuat di Kandang
Meski kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur pekan lalu, Borussia Dortmund masih berada di jalur aman menuju fase gugur.
Kekalahan tersebut membuat peluang mereka lolos otomatis ke 16 besar semakin berat, tetapi posisi di zona 24 besar relatif aman.
Skuad asuhan Niko Kovac tetap memiliki modal besar, terutama saat bermain di kandang.
Di Liga Champions musim ini, Dortmund tampil sangat produktif dengan 19 gol, hanya kalah dari Arsenal, Bayern Munchen, dan PSG.
Signal Iduna Park kembali menjadi benteng kuat, dengan hanya satu kekalahan dari 21 laga kandang terakhir Dortmund di Liga Champions.
Baca Juga: Prediksi Skor Napoli vs Chelsea: Misi Hidup Mati Pasukan Antonio Conte Lawan Mantan Klub
Inter Milan: Incar 8 Besar, Datang dengan Tekanan
Inter Milan datang dengan situasi yang juga penuh tekanan.
Tiga kekalahan beruntun di Liga Champions membuat posisi mereka melorot ke peringkat 14 klasemen fase liga.
Kekalahan terakhir dari Arsenal (1-3) di San Siro mempertegas tren negatif tersebut, meski mereka sudah memastikan satu tempat di fase playoff.
Secara matematis, Inter masih bisa menembus zona 8 besar, tetapi syaratnya berat, mereka wajib menang di Dortmund dan berharap hasil tim-tim lain menguntungkan.
Di Serie A, Inter justru tampil dominan. Kemenangan telak 6-2 atas Pisa membuat Nerazzurri memimpin klasemen, unggul lima poin dari AC Milan dan sembilan poin dari Napoli.
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Napoli vs Chelsea: Misi Hidup Mati Pasukan Antonio Conte Lawan Mantan Klub
-
Inter Milan Menggila Libas Pisa 6-2, Nerazzurri Makin Nyaman di Puncak Klasemen Liga Italia
-
Manchester United Mulai Bahas Peluang Finis 4 Besar usai Hajar Arsenal
-
Chivu Pasang Badan untuk Yann Sommer, Inter Milan Balas Pisa dengan 6 Gol
-
Blunder Saat Inter Milan Menang 6-2, Yann Sommer Jadi Bulan-bulanan Media Italia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim