- Persib Bandung resmi mendatangkan mantan pemain PSG dan Timnas Prancis, Layvin Kurzawa, sebagai marquee player baru di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
- Meskipun memiliki karier mentereng di Eropa, nilai pasar Layvin Kurzawa yang mencapai Rp13,04 miliar ternyata masih kalah tinggi dibandingkan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye.
- Kurzawa dikontrak Persib hingga Mei mendatang dan diproyeksikan untuk memperkuat lini pertahanan Maung Bandung berbekal pengalamannya bermain di Ligue 1 dan Premier League.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 setelah Persib Bandung resmi merekrut mantan bintang Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa.
Meski menyandang status marquee player dengan profil mentereng di Liga Indonesia, nilai pasar Layvin Kurzawa rupanya belum mampu menandingi gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye.
Thom Haye tetap memegang predikat sebagai aset paling mahal di kompetisi domestik meskipun Persib Bandung harus merogoh kocek dalam untuk mendatangkan bek kiri asal Prancis tersebut ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Persib Bandung melakukan langkah berani ini demi mempertahankan gelar juara bertahan sekaligus memperkuat dominasi mereka di kancah sepak bola nasional.
Layvin Kurzawa telah resmi diperkenalkan kepada publik dan diikat kontrak oleh manajemen Maung Bandung hingga akhir Mei mendatang.
Pemain berusia 33 tahun ini memiliki rekam jejak panjang di sepak bola Eropa dengan menghabiskan tujuh musim membela klub raksasa Prancis, PSG.
Selain sukses bersama Les Parisiens, Kurzawa juga tercatat pernah mencicipi ketatnya persaingan di Premier League saat dipinjamkan ke klub Fulham.
Sebelum berlabuh ke pelukan Persib Bandung, sang pemain sempat membela klub asal Portugal, Boavista, pada tahun 2025 sebelum akhirnya berstatus tanpa klub.
Kehadiran Kurzawa dipastikan bakal menambah daftar panjang pemain bintang dunia yang memilih melanjutkan karier di kompetisi BRI Super League.
Baca Juga: Berguinho Cetak Gol Perdana di Persib, Ini Respon Bojan Hodak
Layvin Kurzawa sejatinya merupakan seorang bek kiri murni, namun ia dikenal sangat fleksibel jika harus dimainkan pada posisi sayap maupun bek tengah.
Kualitas utamanya terletak pada kemampuan crossing yang akurat, pembacaan bola yang baik saat melakukan sweeping, serta keberanian dalam membantu skema serangan.
Nilai prestise sang pemain semakin terlihat dengan catatan 13 caps yang ia miliki bersama Timnas senior Prancis sepanjang kariernya.
Mengacu pada data dari laman Transfermarkt, harga pasar Layvin Kurzawa saat ini menyentuh angka Rp13,04 miliar.
Nominal fantastis tersebut secara otomatis menempatkan Kurzawa ke dalam jajaran lima besar pemain dengan nilai pasar termahal di liga saat ini.
Akan tetapi, kenyataan menarik muncul karena angka belasan miliar tersebut ternyata masih berada di bawah nilai pasar milik Thom Haye.
Hingga saat ini, gelandang andalan Timnas Indonesia tersebut masih kokoh sebagai pemain dengan banderol harga tertinggi di pasar transfer liga.
Fakta ini membuktikan bahwa Thom Haye masih menjadi komoditas paling bernilai di Indonesia, bahkan saat dibandingkan dengan nama besar yang pernah malang melintang di level tertinggi Eropa seperti Kurzawa.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim