-
Layvin Kurzawa resmi bergabung ke Persib meski sudah setahun tidak bermain secara kompetitif.
-
Bojan Hodak akan memberikan menit bermain secara bertahap demi memulihkan kebugaran fisik Kurzawa.
-
Kedatangan Kurzawa bertujuan untuk menambal posisi bek kiri setelah ditinggalkan oleh duo Hehanussa.
Suara.com - Kedatangan Layvin Kurzawa ke skuad Persib Bandung memicu diskusi hangat di kalangan Bobotoh.
Eks penggawa timnas Prancis tersebut membawa reputasi besar setelah membela Monaco dan PSG.
Namun fakta menunjukkan bahwa Kurzawa sudah cukup lama tidak merasakan atmosfer pertandingan kompetitif.
Tercatat aksi terakhirnya di lapangan hijau terjadi pada April 2025 saat membela Boavista.
Klub asal Portugal tersebut menjadi pelabuhan terakhirnya sebelum berstatus tanpa klub sejak Juli 2025.
Masalah kebugaran dan riwayat cedera menjadi catatan yang menyertai kepindahan bek kiri ini.
Meskipun demikian manajemen Maung Bandung tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pemain berusia 33 tahun itu.
Bojan Hodak selaku juru taktik Persib mengaku tidak merasa cemas dengan situasi tersebut.
Pelatih asal Kroasia ini sudah menyiapkan skema khusus untuk mengintegrasikan Kurzawa ke tim.
Baca Juga: Layvin Kurzawa ke Persib Disorot FIFA, Misi Besar Maung Bandung Kejar Gelar Tertinggi
Kurzawa sendiri hadir untuk mengisi lubang besar yang ditinggalkan oleh duo Hehanussa.
Kepergian Al Hamra dan Muhammad Rezaldi ke Persik membuat stok bek kiri menipis.
Kehadiran Kurzawa diharapkan mampu memberikan stabilitas pada sektor pertahanan sisi kiri Persib.
Hodak menekankan bahwa sang pemain tidak akan langsung dipaksa bermain penuh secara instan.
Pendekatan secara bertahap menjadi kunci utama untuk menghindari risiko cedera bagi sang pemain.
Persib sendiri menghadapi jadwal yang sangat padat dalam beberapa bulan ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim