-
John Herdman mengunjungi latihan Persija untuk memantau langsung perilaku dan karakter pemain Timnas.
-
Sinergi antara pelatih Timnas dan klub domestik menjadi kunci utama dalam analisis pemain.
-
Observasi langsung di lapangan latihan membantu Herdman menilai kualitas liga dan pemain secara akurat.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman bukan cuma menyaksikan laga Super League 2025/2026 buat memantau pemain, tetapi juga melihat langsung latihan tim Tanah Air. Terbaru, lelaki asal Inggris itu memantau Persija Jakarta yang berlatih.
John Herdman nampak hadir dalam sesi latihan Persija Jakarta di Persija Training Ground, Depok, Selasa (27/1/2026).
Tentu ini jarang sekali dilakukan sekelas pelatih tim nasional datang melihat langsung calon pemain timnas di klubnya masing-masing.
Nah, di Persija ada sejumlah nama yang berpotensi masuk Timnas Indonesia asuhannya seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, hingga Shayne Pattynama.
Selain itu, Persija juga memiliki pemain Timnas Indonesia level usia semodel Dony Tri Pamungkas sampai Rayhan Hannan.
John Herdman memuji keterbukaan Persija yang menerimanya dengan tangan terbuka.
Juru taktik 50 tahun itu ingin pemain merasakan kehadiran pelatih Timnas Indonesia secara langsung.
"Saya benar-benar terkesan, sekali lagi, dengan sambutan dari klub. Persija luar biasa hari ini (kemarin). Mereka membuka pintu mereka," kata John Herdman kepada awak media.
"Pelatih mengizinkan kami menonton latihan dan juga sangat terbuka dalam memberikan masukan. Jadi, saya pikir penting untuk membangun hubungan-hubungan ini," jelasnya.
Baca Juga: Bakal Bela Ajax Amsterdam, Maarten Paes Cuma Jadi Kiper Pilihan Ketiga?
Bagi John Herdman apa yang dilakukanya saat ini sangatlah penting. Kualitas pemain akan terus dilihat sebelum kumpul bersama tim nasional.
"Yang terpenting adalah mengambil waktu dan melakukan penilaian serta analisis yang lebih mendalam terhadap liga dan kualitasnya," ujar John Herdman.
Sejak menjadi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memang rutin melakukan safari untuk melihat secara langsung penampilan para pemain.
"Datang untuk menyaksikan sesi latihan hari ini, melihat bagaimana perilaku mereka, kebiasaan mereka saat berlatih, khususnya para pemain Timnas Indonesia," ia menambahkan.
"Jadi, saya perlu melihat semuanya. Penting untuk menonton mereka saat bermain dan pada akhirnya ketika Anda mendapat kesempatan untuk melihat mereka di lingkungan mereka," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim