50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 09:00 WIB
Warga antre saat penyaluran bantuan air bersih dari LAZ Persis di Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]
Warga membawa galon kosong saat penyaluran bantuan air bersih dari LAZ Persis di Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]
Warga mengisi air bersih ke dalam ember dan galon saat penyaluran bantuan air bersih dari LAZ Persis di Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj
Warga mengisi air bersih ke dalam ember dan galon saat penyaluran bantuan air bersih dari LAZ Persis di Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).[ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]

Suara.com - Warga antre saat penyaluran bantuan air bersih dari LAZ Persis di Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Data dari BPBD Kota Tasikmalaya mencatat kekeringan telah melanda 37 dari 69 kelurahan atau sekitar 53,6 persen wilayah. Sebanyak 50.673 warga terdampak, dengan distribusi air bersih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

BPBD Kota Tasikmalaya menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 36 ribu liter per hari untuk memenuhi kebutuhan air minum, mandi, cuci, dan kakus (MCK) bagi warga terdampak kekeringan di 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Hingga awal September, BPBD telah menyalurkan sekitar 1,03 juta liter air bersih. Kecamatan Kawalu menjadi salah satu wilayah terdampak terparah dengan pasokan mencapai 55 rit ke 32 titik di tujuh kelurahan. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com