-
Maarten Paes resmi berpindah dari FC Dallas menuju Ajax Amsterdam melalui proses negosiasi cepat.
-
Jordi Cruyff menjadi sosok penentu yang meyakinkan Paes untuk menolak tawaran dari Feyenoord.
-
Kontrak berdurasi tiga setengah tahun hingga Juni 2029 telah disiapkan oleh manajemen Ajax.
Suara.com - Maarten Paes, penjaga gawang utama c kini berada di ambang pintu masuk klub raksasa Eredivisie.
Maarten Paes dilaporkan telah mencapai titik temu untuk berseragam putih merah khas Ajax Amsterdam.
Klub pemilik sebelumnya yakni FC Dallas dikabarkan telah merestui perpindahan kiper andalannya ke kompetisi Eropa.
Seluruh detail administratif antara pihak Ajax dan manajemen Dallas FC kini sudah dinyatakan selesai sepenuhnya.
Hanya tersisa tahapan pemeriksaan kesehatan sebagai syarat terakhir sebelum penandatanganan berkas resmi dilakukan oleh Paes.
Langkah strategis Ajax dalam mengamankan jasa pemain ini tidak lepas dari intervensi tokoh penting.
Direktur Teknik baru mereka menjadi figur sentral di balik keberhasilan negosiasi yang berlangsung sangat cepat.
Dilansir dari Voetbal Primeur, Direktur Teknik anyar Ajax itu memainkan peran kunci dalam proses transfer ini.
Sosok tersebut memiliki kemampuan diplomasi yang mumpuni sehingga Paes bersedia kembali merumput di tanah kelahirannya.
Baca Juga: Segini Biaya Transfer Ajax Amsterdam untuk Datangkan Maarten Paes dari FC Dallas
Keberadaan figur ini memberikan keyakinan penuh bagi sang kiper untuk memilih proyek masa depan klub.
Upaya pengejaran tanda tangan pemain berusia matang ini sebenarnya diwarnai persaingan antar klub besar.
Feyenoord yang merupakan rival abadi Ajax sempat menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi pada awalnya.
Bahkan tim yang saat ini dinakhodai oleh legenda Robin van Persie itu terus melakukan pemantauan.
Namun pengaruh kuat dari jajaran manajemen Ajax berhasil mematahkan ambisi transfer yang direncanakan oleh Feyenoord.
Jordi Cryuff berhasil membuat Paes memutuskan untuk bergabung dengan Ajax ketimbang sesama klub Belanda, Feyenoord.
Keberhasilan negosiasi ini diduga kuat berakar dari hubungan kerja profesional yang sudah terjalin lama.
Ada ikatan khusus yang terbangun antara sang direktur teknik dengan pilar pertahanan terakhir Garuda tersebut.
Keduanya memang punya kedekatan. Ini karena status Jordi Cryuff sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia dan Paes yang menjadi bagian dari Tim Garuda.
Koneksi personal ini memudahkan proses komunikasi terkait visi bermain dan target prestasi yang ingin dicapai.
Hal tersebut membuat proses perpindahan lintas benua ini berjalan jauh lebih mulus dari perkiraan pengamat.
Agenda penyelesaian transfer ini telah disusun secara sistematis agar pemain bisa segera beradaptasi dengan tim.
Berdasarkan laporan media lokal setempat, sang pemain dijadwalkan segera mendarat di markas besar klub tersebut.
Dilansir dari media Negeri Kincir Angin, Algemeen Dagblad, Paes akan terbang ke Belanda untuk merampungkan proses transfernya pada Rabu (28/1) waktu setempat yang berarti Rabu siang atau sore waktu Indonesia.
Kedatangan yang dijadwalkan pada tengah pekan ini menunjukkan urgensi klub untuk segera mendaftarkan sang pemain.
Kiper Timnas Indonesia itu diperkirakan akan melakukan tes medis pada hari yang sama.
Pihak manajemen klub tidak tanggung-tanggung dalam memberikan apresiasi terhadap kualitas teknis yang dimiliki sang pemain.
Sebuah komitmen jangka panjang telah dipersiapkan untuk memastikan stabilitas di sektor penjaga gawang mereka nantinya.
Setelahnya Paes akan teken kontrak untuk bermain di Ajax masih pada pekan ini.
Rencana matang ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari tim pelatih terhadap performa konsisten sang penjaga gawang.
Ajax menyodorkan kontrak tiga setengah tahun untuk pemain klub Major League Soccer, FC Dallas itu.
Penandatanganan kontrak ini sekaligus menandai berakhirnya petualangan karier profesional sang pemain di tanah Amerika.
Masa baktinya di Belanda akan mencakup periode yang cukup signifikan bagi perkembangan karier puncaknya sebagai atlet sepak bola.
Artinya, Paes akan terikat kontrak di sana hingga Juni 2029 mendatang.
Penggemar sepak bola tanah air kini menaruh harapan besar pada kesuksesan pemain idola mereka di panggung Eropa.
Transisi ini diharapkan mampu meningkatkan level permainan sang kiper saat membela panji negara di turnamen internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Bayern Munich Dilibas PSG 4-5, Wayne Rooney Kritik Pedas Harry Kane
-
FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
-
West Ham Tunjuk Karim Virani sebagai CEO Sementara
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
Atletico Madrid vs Arsenal, Diego Simeone Pantang Tertekan Lawan Tim Unggulan
-
Top Skor Feyenoord Ayase Ueda Jadi Rebutan Klub Premier League
-
Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Disorot Media Vietnam: Cuma Satu Pemain Eropa
-
Mau Adakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026? Daftar ke TVRI Lewat Link Ini
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia