-
Fabrizio Romano membantah keras kabar kepindahan Cole Palmer dari Chelsea ke Manchester United.
-
Cole Palmer merasa nyaman dan berkomitmen penuh untuk tetap berkarier bersama skuad The Blues.
-
Chelsea memproyeksikan Palmer sebagai pusat permainan tim dan tidak akan menjualnya tahun depan.
Dari sisi internal klub, manajemen Chelsea juga telah menutup rapat pintu keluar bagi pemain kunci mereka di tahun 2026.
Pihak klub sama sekali tidak memiliki agenda atau rencana untuk melepas Palmer ke tim rival mana pun.
Dalam visi jangka panjang manajemen, sosok Palmer dipandang sebagai poros utama dalam pembangunan fondasi tim masa depan.
Seluruh strategi permainan Chelsea saat ini dirancang dengan menempatkan kemampuan teknis Palmer sebagai pusat gravitasi serangan.
Kehadiran sang gelandang kreatif ini dianggap sangat krusial sehingga nilainya bagi klub sudah tidak bisa ditawar lagi.
Ketertarikan Manchester United untuk mengamankan jasa Palmer memang bukan sekadar isapan jempol belaka dalam pasar transfer.
Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut dilaporkan sedang memantau profil pemain muda potensial untuk memperkuat lini tengah.
Palmer diproyeksikan sebagai sosok yang ideal untuk mengisi kekosongan jika Bruno Fernandes benar-benar pergi nantinya.
Kepergian sang kapten, Bruno Fernandes, yang santer terdengar akan terjadi di musim panas, memicu urgensi pencarian pengganti sepadan.
Baca Juga: Manchester United Serius Kejar Kader Meite dari Rennes, Saling Sikut dengan Al Hilal
Namun, keinginan Manchester United tersebut dipastikan akan membentur tembok kokoh karena penolakan mentah-mentah dari pihak Chelsea.
Fabrizio Romano mempertegas bahwa tidak ada negosiasi aktif yang terjadi antara pihak United, Chelsea, maupun perwakilan sang pemain.
Hubungan harmonis antara Palmer dan manajemen Chelsea menjadi penghalang utama bagi siapa pun yang ingin membajaknya.
Meskipun godaan kembali ke Manchester sangat besar, profesionalisme Palmer sebagai pemain profesional tetap menjadi prioritas tertingginya.
Fans Chelsea bisa bernapas lega karena sang idola dipastikan tetap mengenakan seragam biru di musim-musim yang akan datang.
Hingga saat ini, belum ada indikasi kuat yang dapat mengubah status Cole Palmer sebagai pilar tak tergantikan di London.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
-
Viral! Alisson Becker vs Gabriel Ribut Usai Gol Maroko, Blunder atau Miskomunikasi?
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan