-
Asnawi Mangkualam harus menjalani operasi medis akibat cedera serius di Liga Thailand.
-
Pemain Port FC ini resmi mengakhiri musim lebih awal untuk proses pemulihan intensif.
-
Bos Port FC memberikan dukungan penuh terhadap kesembuhan total pemain Indonesia tersebut.
Suara.com - Karier bek sayap andalan Indonesia di kompetisi kasta tertinggi Liga Thailand harus terhenti secara prematur musim ini.
Asnawi Mangkualam membawa kabar yang kurang mengenakkan bagi para penggemar sepak bola di tanah air.
Pemain bertahan yang kini merumput di Port FC tersebut dipastikan tidak bisa lagi memperkuat timnya.
Kondisi fisik yang tidak memungkinkan memaksa mantan pemain PSM Makassar ini menepi dari lapangan hijau.
Faktor kebugaran menjadi alasan utama mengapa sang pemain harus menyudahi perjuangannya di kompetisi domestik Thailand.
Melalui platform digital pribadinya, pemain berusia 26 tahun ini membagikan realitas pahit yang sedang dihadapinya.
Ia secara terbuka mengonfirmasi bahwa musim kompetisi kali ini tidak bisa ia tuntaskan sesuai rencana awal.
Durasi waktu bermain yang ia rasakan pada musim ini terasa bergulir dengan intensitas yang sangat singkat.
Situasi medis yang dialaminya mengharuskan adanya intervensi dari tim dokter spesialis secara mendalam.
Baca Juga: Usai Shayne Pattynama ke Persija Jakarta, Siapa Lagi Menyusul ke Super League?
Setiap pesepak bola profesional memang selalu dibayangi oleh risiko fisik yang datang secara tiba-tiba.
"Musim ini berlalu begitu cepat," ujar Asnawi.
"Setiap langkah yang diambil selalu memiliki risiko demi meraih hasil yang lebih besar," katanya menambahkan.
Karier di Port FC yang sedang berada dalam tren positif terpaksa menemui hambatan yang cukup signifikan.
Keputusan untuk berhenti sejenak diambil setelah tim medis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tubuh sang atlet.
Langkah ini dianggap sebagai solusi paling rasional agar karier panjang sang pemain tetap terjaga ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga