-
Asnawi Mangkualam dipastikan absen dari Port FC hingga musim 2025-2026 berakhir karena cedera serius.
-
Bek Timnas Indonesia ini harus menjalani tindakan operasi berdasarkan hasil pemeriksaan medis terbaru.
-
Kabar sedih ini disampaikan langsung oleh Asnawi melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya.
Suara.com - Dunia sepak bola Indonesia dikejutkan dengan kabar kurang sedap yang datang dari bek andalan Port FC yang juga Kapten Timnas Indonesia.
Pemain bertahan yang dikenal tangguh ini dipastikan tidak bisa merumput lagi hingga kompetisi musim 2025-2026 berakhir.
Asnawi Mangkualam mengonfirmasi secara langsung bahwa kondisi fisiknya mengharuskan dirinya untuk menepi dari lapangan hijau.
Langkah medis serius berupa operasi menjadi satu-satunya jalan yang harus ditempuh oleh mantan penggawa PSM Makassar tersebut.
Melalui kanal media sosial pribadinya, Asnawi membagikan perasaan mendalam mengenai situasi sulit yang kini sedang ia hadapi.
Tepat pada Rabu, 28 Januari 2026, Asnawi mengunggah pengumuman penting terkait status kebugarannya di akun Instagram @asnawi_bhr.
Ia mengakui adanya rasa kecewa karena tidak bisa membantu tim hingga garis finis kompetisi musim ini di Thailand.
Asnawi menjelaskan bahwa setiap perjuangan di lapangan hijau memang selalu memiliki risiko yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.
"This season flew by so fast. Setiap langkah yang diambil selalu memiliki risiko demi meraih hasil yang lebih besar. Hari ini, perjalanan saya bersama Port FC harus terhenti sementara hingga akhir musim," tulis Asnawi.
Baca Juga: Bikin John Herdman Kepincut, Apa Kelebihan Bali United Training Center?
Pesan menyentuh tersebut memperlihatkan betapa besar dedikasi sang pemain untuk klub yang dibelanya selama merantau di luar negeri.
Keputusan untuk menepi total diambil setelah tim medis melakukan pemeriksaan mendalam menggunakan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Berdasarkan data medis tersebut, ditemukan masalah serius yang membutuhkan intervensi bedah segera agar kondisinya tidak semakin memburuk.
Program pemulihan yang sangat ketat akan segera dimulai setelah proses operasi di rumah sakit dilakukan dengan lancar.
"Berdasarkan hasil MRI, saya harus menjalani tindakan operasi dan program pemulihan intensif untuk beberapa waktu ke depan," sambungnya.
Langkah ini diambil demi menjaga masa depan karier sepak bolanya agar tetap bisa bersaing di level tertinggi nantinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia, Vietnam Kini Punya Tembok 3 Kiper Eropa Jelang Piala AFF 2026
-
Kronologis Asnawi Mangkualam Berakhir Tragis Akibat Cedera ACL Saat Sesi Latihan Bersama Port FC
-
Malam Penentuan di Liga Europa: Nasib 2 Pemain Timnas Indonesia di Ujung Tanduk
-
Cole Palmer ke Manchester United Gantikan Bruno Fernandes?
-
Deretan Fakta Menarik Klub Kota Nelayan Bodo/Glimt, Berpotensi Hadapi Real Madrid di Babak Playoff
-
Pep Guardiola Panik Lihat Strategi Benfica-nya Mourinho, Takut Man City Gagal Lolos
-
Bikin John Herdman Kepincut, Apa Kelebihan Bali United Training Center?
-
Layvin Kurzawa Belum Debut di Persib Bandung vs Persis Solo
-
Eliano Reijnders Tak Sabar Main Bareng Layvin Kurzawa
-
Liverpool Krisis Bek Kanan Usai Frimpong Cedera, Arne Slot Menolak Panik di Bursa Transfer