- Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, kecewa gagal raih poin saat melawan Persib Bandung di Solo, Sabtu (31/1/2026).
- Milomir menganggap kualitas komposisi pemain Persib Bandung lebih unggul secara fisik dan taktik dalam laga tersebut.
- Kekalahan tipis 0-1 dari Persib membuat Persis Solo tetap berada di dasar klasemen sementara Super League.
Suara.com - Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menyampaikan kekecewaannya usai timnya kembali gagal meraih poin pada pekan ke-19 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026).
Ia menilai perbedaan kualitas komposisi pemain menjadi faktor penting, dengan Persib Bandung disebutnya berada satu level di atas Laskar Sambernyawa.
Menurut Milomir, performa Persis pada babak pertama jauh dari harapan. Alur permainan tidak berjalan mulus karena banyak transisi antarlini yang terputus, meski aspek tersebut sudah ditekankan dalam program latihan.
“Ini laga memang sulit karena kita melawan tim terbaik di liga baik fisik dan taktikal. Dan kami kalah pengalaman,” ujar Milomir.
Ia mengakui adanya peningkatan permainan pada paruh kedua, namun tetap enggan menjadikan hal itu sebagai pembenaran atas hasil akhir pertandingan.
“Di pertandingan ini permainan tim sudah banyak berubah. Dan di babak kedua jauh lebih baik, tetapi saya tak mau beralasan seperti ini. Saya mengapresiasi perjuangan pemain meski sangat disayangkan tidak menciptakan gol,” sambungnya.
Persis Solo harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 0-1 pada laga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu. Gol semata wayang tim tamu dicetak Andrew Jung.
Kekalahan tersebut membuat posisi Persis Solo belum beranjak dari dasar klasemen sementara Super League. Hingga pekan ke-19, Persis baru mengoleksi 10 poin dari 19 pertandingan dan tertinggal tujuh poin dari batas zona aman.
(Antara)
Baca Juga: Persib Bandung Menang Tipis atas Persis Solo, Bojan Hodak Soroti Finishing Touch
Berita Terkait
-
Persib Bandung Menang Tipis atas Persis Solo, Bojan Hodak Soroti Finishing Touch
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Dedi Kusnandar Comeback! Bojan Hodak Siapkan Peran Vital Gantikan Marc Klok di Persib
-
Persib Bandung Pantang Jemawa, Bojan Hodak Anggap Persis Solo Tim Berbahaya di Tangan Coach Milo
-
Puncak Klasemen Terancam, Teja Paku Alam Haramkan Persib Terpeleset di Kandang Persis Solo
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu
-
Lionel Messi Starter, Argentina Turunkan Kekuatan Terbaik Lawan Aljazair
-
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Cetak Brace, Irak Jadi Wakil Asia yang Pertama Kali Kalah