-
Jay Idzes melakukan penyelamatan krusial di garis gawang untuk kemenangan 3-1 Sassuolo atas Pisa.
-
Sassuolo mencetak gol lewat Domenico Berardi, Ismael Kone, dan bantuan gol bunuh diri lawan.
-
Kemenangan ini membawa Sassuolo melesat ke posisi sepuluh besar klasemen sementara Liga Italia.
Suara.com - Pertandingan pekan ke-23 Liga Italia menyajikan drama luar biasa saat Sassuolo bertandang ke markas Pisa.
Kemenangan tim tamu tidak lepas dari performa gemilang bek andalan mereka di lini pertahanan.
Jay Idzes menunjukkan kelasnya dengan aksi bertahan yang dianggap banyak orang sangat tidak masuk akal.
Momen krusial tersebut terjadi pada paruh kedua tepatnya di menit ke-52 saat tensi laga memuncak.
Penyelamatan heroik ini menjadi titik balik penting yang mengamankan tiga poin bagi skuad Sassuolo.
Drama Gol di Arena Pisa
Sebelumnya tim tamu sudah unggul lebih dulu berkat kontribusi efektif para pemain lini serang.
Domenico Berardi membuka keran gol Sassuolo pada menit ke-25 melalui skema serangan yang sangat rapi.
Keunggulan mereka bertambah menjelang turun minum akibat gol bunuh diri dari pemain lawan yakni Antonio Caracciolo.
Baca Juga: 5 Bintang Naturalisasi Ini Justru Melejit ke Klub Top Eropa Usai Bela Timnas Indonesia
Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai meski tuan rumah terus memberikan tekanan yang tinggi.
Pisa baru bisa memperkecil ketertinggalan melalui gol Michel Aebischer sesaat setelah babak kedua baru dimulai.
Aksi Sprint Maut Idzes
Hanya berselang satu menit setelah gol tersebut Pisa hampir saja menyamakan kedudukan secara dramatis.
Pemain pengganti tuan rumah Mehdi Leris berhasil melakukan penetrasi tajam dari sisi kanan lapangan hijau.
Ia melepaskan tembakan mendatar yang sangat akurat ke arah gawang yang sudah ditinggalkan penjaga gawang.
Arijanet Muric yang merupakan kiper Sassuolo saat itu sudah terlanjur maju terlalu jauh dari posisinya.
Bola hasil sepakan Leris tersebut meluncur deras dan hampir dipastikan akan merobek jala gawang Sassuolo.
Penyelamatan di Garis Gawang
Namun secara mengejutkan Jay Idzes melakukan sprint sangat cepat untuk mengejar laju bola yang kencang.
Dengan ketenangan luar biasa ia berhasil menyapu bola tepat di atas garis gawang sebelum masuk.
Aksi penyelamatan "gila" tersebut membuat pemain dan pendukung tuan rumah terdiam karena kegagalan peluang emas.
Keberhasilan Idzes menjaga keutuhan gawang timnya membuat mental bertanding rekan setimnya semakin meningkat pesat.
Sassuolo tetap memimpin dengan skor 2-1 berkat insting bertahan yang luar biasa dari pemain tersebut.
Ismael Kone Pengunci Kemenangan
Momentum positif itu dimanfaatkan dengan sangat baik oleh lini tengah tim tamu untuk menyerang.
Enam menit setelah aksi Idzes giliran Ismael Kone yang mencatatkan namanya di papan skor pertandingan.
Gol dari Kone tersebut memperlebar jarak sekaligus mengunci kemenangan timnya menjadi skor telak 3-1.
Pisa terus berupaya mencari celah namun pertahanan yang dikawal Idzes tetap tampil sangat disiplin.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir keunggulan tetap milik tim tamu Sassuolo.
Posisi Klasemen Terbaru Sassuolo
Hasil manis di kandang lawan ini membawa dampak yang sangat positif bagi posisi mereka.
Sassuolo kini berhak menduduki peringkat ke-10 pada tabel klasemen sementara kompetisi Liga Italia tersebut.
Mereka telah mengumpulkan total 29 poin dari 23 pertandingan yang telah dijalani sepanjang musim ini.
Performa konsisten para pemain menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga sulit di pekan mendatang.
Kontribusi Jay Idzes dalam laga ini membuktikan bahwa lini belakang mereka semakin solid dan kompetitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf