- Pelatih Bernardo Tavares membawa Persebaya Surabaya menang 4-0 atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026).
- Strategi mempercepat tempo permainan dan melakukan pergantian pemain pada babak kedua menjadi kunci utama kemenangan telak tersebut.
- Hasil positif ini menjaga tren kemenangan beruntun Persebaya untuk memperkuat posisi empat besar klasemen BRI Super League 2025/2026.
Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengungkapkan kunci kemenangan timnya melawan PSBS Biak.
Skuad Bajul ijo meraih kemenangan meyakinkan 4-0 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026).
Bernardo memaparkan, kemenangna besar itu ditentukan oleh perubahan tempo permainan pada babak kedua.
"Kami memindahkan bola lebih cepat di babak kedua, juga dengan adanya pergantian pemain karena pemain yang masuk memiliki karakteristik berbeda," kata Tavares saat konferensi pers.
Menurut dia, pada babak pertama para pemain terlalu lama menguasai bola di satu sisi lapangan sehingga mudah dibaca oleh pertahanan PSBS Biak.
Oleh karena itu, saat di ruang ganti, ia meminta para pemain mempertahankan hal-hal positif yang sudah dilakukan sekaligus meningkatkan intensitas permainan.
"Di babak kedua kami menunjukkan intensitas lebih. Sangat penting bagi kami mencetak gol pertama dan kedua. Setelah gol kedua, peluang datang berkali-kali," ucapnya.
Ia menilai, pertandingan tidak berjalan mudah karena tim tamu sempat memberikan ancaman melalui transisi cepat dan situasi bola mati pada babak pertama.
Terlepas dari pertandingan melawan PSBS Biak, ia menyebut tiga kemenangan beruntun menjadi modal positif bagi Persebaya menghadapi tiga laga tersisa musim ini.
Baca Juga: Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC
"Menang tiga pertandingan berturut-turut adalah hal positif. Sekarang waktunya pemulihan karena dua laga tandang berikutnya akan sangat sulit," tuturnya.
Pelatih asal Portugal itu juga mengapresiasi dukungan suporter yang memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo serta menyanyikan lagu ulang tahun untuk dirinya.
Klasemen sementara, Persebaya Surabaya mengoleksi 51 poin dan berpeluang tetap menduduki peringkat empat klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, menggeser Malut United FC apabila gagal meraih poin penuh melawan Persis Solo, pada Sabtu (2/5/2026) malam.
Sementara itu, PSBS Biak tetap tertahan di dasar klasemen dengan 18 poin, sehingga semakin berat untuk keluar dari zona degradasi.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah
-
5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!
-
Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold
-
Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo
-
Air Mawar Viva Bisa Mencerahkan Wajah? Cek Klaimnya dan Review Pengguna
-
Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus