-
Sassuolo sukses mengalahkan Pisa dengan skor 3-1 berkat kerja sama tim yang sangat solid.
-
Jay Idzes melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang yang mencegah Pisa menyamakan kedudukan kemarin.
-
Tarik Muharemovic merasa bangga dengan performanya dan optimis menatap masa depan bersama skuad Sassuolo.
Suara.com - Kemenangan gemilang baru saja diraih oleh skuad Sassuolo saat bertamu ke markas Pisa dalam lanjutan kompetisi.
Tiga poin penuh ini menjadi modal berharga bagi tim berjuluk Neroverdi untuk merangkak naik ke papan atas.
Keberhasilan tersebut membawa angin segar bagi posisi klub pemain keturunan Indonesia Jay Idzes yang kini mulai mengancam zona sepuluh besar klasemen.
Stadion Romeo Anconetani menjadi saksi bisu keperkasaan tim tamu yang tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan.
Hasil akhir menunjukkan skor meyakinkan bagi keunggulan tim yang diperkuat oleh barisan pertahanan yang sangat disiplin.
Dominasi Babak Pertama Sassuolo
Tim tamu langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan jantung pertahanan tuan rumah sejak babak pertama dimulai.
Domenico Berardi membuka keran gol bagi Sassuolo sekaligus meruntuhkan mental bertanding para pemain Pisa di lapangan hijau.
Keberuntungan berpihak pada tim tamu saat Antonio Caracciolo melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol bunuh diri.
Baca Juga: Kakek dari Kota Sultan, Kiper Klub Elit Belanda Ini Jadi Masa Depan Timnas Indonesia
Keunggulan dua gol tanpa balas membuat Sassuolo berada di atas angin sebelum turun minum babak pertama usai.
Tarik Muharemovic yang menjaga lini belakang tampil sangat tenang dalam meredam setiap upaya serangan balik lawan.
Momen Krusial Penyelamatan Jay Idzes
Memasuki paruh kedua pertandingan situasi di lapangan mulai berubah ketika Pisa mencoba untuk bangkit mengejar ketertinggalan.
Harapan tuan rumah sempat menyala setelah Michel Aebischer berhasil memperkecil kedudukan lewat golnya pada menit ke-51.
Tekanan dari Pisa tidak berhenti di situ karena mereka terus menggempur pertahanan Sassuolo secara bertubi-tubi tanpa henti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis