-
Sassuolo menang 3-1 atas Pisa berkat gol Berardi, Ismael Kone, dan gol bunuh diri.
-
Jay Idzes melakukan penyelamatan krusial di garis gawang yang menjaga keunggulan penting timnya.
-
Pelatih Fabio Grosso meminta tim perbaiki fokus meski puas dengan hasil kemenangan tandang tersebut.
Suara.com - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengungkapkan rasa puas usai timnya meraih kemenangan penting atas Pisa pada lanjutan Serie A Liga Italia pekan ke-23. Bertanding di Stadion Romeo Anconetani, Sabtu (31/1/2026), Sassuolo sukses membawa pulang tiga poin setelah memerintah tuan rumah dengan skor 3-1.
Dalam laga tersebut, Sassuolo tampil efektif memanfaatkan peluang.
Kemenangan gol-gol Neroverdi dicetak oleh Domenico Berardi, gol bunuh diri Antonio Caracciolo, serta Ismael Kone.
Sementara Pisa hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Michel Aebischer.
Meski unggul dalam penguasaan permainan di sejumlah fase, Sassuolo sempat berada dalam tekanan hebat setelah Pisa mencetak gol balasan.
Pada momen inilah peran bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi krusial dan menentukan jalannya pertandingan.
Hanya satu menit setelah skor berubah menjadi 2-1, Pisa nyaris menyamakan kedudukan. Pemain pengganti Mehdi Leris menekan dari sisi kanan dan melepaskan tembakan ketika kiper Sassuolo, Andrea Consigli, sudah keluar dari posisinya.
Bola meluncur menuju gawang dan hampir berbuah gol. Namun, Jay Idzes melakukan sprint cepat dan menyapu bola tepat di garis gawang.
Aksi heroik tersebut menjaga keunggulan Sassuolo tetap aman.
Baca Juga: Jay Idzes Lakukan Penyelamatan Krusial, Sassuolo Petik Kemenangan 3-1 atas Pisa
Tekanan Pisa akhirnya berhasil diredam. Enam menit berselang, Ismael Kone memastikan kemenangan Sassuolo lewat gol ketiga yang mengubah skor menjadi 3-1 hingga pertandingan usai.
Fabio Grosso pun memberikan respons positif atas performa timnya dalam laga yang tidak mudah tersebut. Kemenangan ini juga membawa Sassuolo naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin.
"Kami menutup pertandingan dengan keunggulan yang cukup jelas dalam laga yang tidak mudah. Ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi, tetapi tim melakukan hal yang tepat di momen-momen penting dan mampu memaksimalkan peluang," ujar Grosso, dikutip dari situs resmi klub.
Meski meraih hasil maksimal, pelatih yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu tetap menyoroti beberapa kekurangan yang harus segera diperbaiki.
"Dalam beberapa fase kami melambat, kurang fokus, dan kesulitan mengalirkan bola. Kami harus memperbaikinya. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi masih bisa lebih efektif, terutama saat serangan balik," katanya.
Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Sassuolo, sekaligus mengakhiri periode sulit setelah tujuh laga tanpa kemenangan sejak pertengahan Desember hingga Januari lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay