- Harry Redknapp memaksa Benjani Mwaruwari ke bandara Februari 2008 demi transfer ke Manchester City senilai £9,5 juta.
- Januari 2011 mencatat rekor transfer ketika Liverpool dan Chelsea menghabiskan lebih dari £134 juta total.
- Kegagalan transfer David de Gea ke Real Madrid 2015 disebabkan keterlambatan dokumen akibat masalah mesin faks.
Suara.com - Transfer Deadline Day selalu menjadi salah satu momen paling dinanti dalam kalender sepak bola, khususnya di Premier League.
Dalam satu hari terakhir bursa transfer, segalanya bisa terjadi, dari kepindahan mengejutkan, keputusan mendadak, hingga drama yang nyaris tak masuk akal.
Berikut lima cerita Deadline Day paling tak terlupakan yang pernah mewarnai sepak bola Inggris.
Diseret ke Bandara
Harry Redknapp dikenal sebagai ikon Deadline Day. Salah satu kisah paling legendaris terjadi pada Februari 2008 saat ia masih melatih Portsmouth.
Saat itu, Benjani Mwaruwari sedang tajam dengan 12 gol dari 23 laga, namun tawaran Manchester City senilai £9,5 juta membuat Redknapp tergoda.
Masalahnya, Benjani tak ingin pindah. Redknapp bahkan harus menyeret sang striker ke bandara agar mau terbang ke Manchester sebelum tenggat waktu berakhir.
“Saya benar-benar mendorongnya naik ke pesawat. Itu kesepakatan fantastis dan harus terjadi,” kenang Redknapp dilansir dari BBC.
Naik Helikopter Tak Pernah Sampai
Baca Juga: Hapus Kebingungan Era Amorim, Taktik Sederhana Carrick Bawa Manchester United Menang Beruntun
Deadline Day Agustus 2010 melahirkan legenda bernama Babelcopter.
Ryan Babel dikabarkan terbang menggunakan helikopter menuju London untuk bergabung dengan West Ham dari Liverpool.
Namun, helikopter itu tak pernah tiba, dan transfer pun gagal.
Belakangan Babel mengungkap bahwa ia menolak pindah karena kesepakatan berubah dari pinjaman menjadi transfer permanen tanpa persetujuannya.
Rp3 Triliun dalam Hitungan Jam
Januari 2011 kerap disebut sebagai Deadline Day terbaik sepanjang sejarah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan