- Michael Carrick sukses membawa Manchester United meraih tiga kemenangan beruntun dengan menyederhanakan taktik rumit peninggalan Ruben Amorim.
- Carrick mengembalikan formasi empat bek, memaksimalkan peran Kobbie Mainoo, dan mengembalikan Bruno Fernandes ke posisi naturalnya sebagai nomor 10.
- Kemenangan dramatis 3-2 atas Fulham menjadi bukti keberanian Carrick dalam mengambil risiko dan melakukan pergantian pemain yang efektif.
Suara.com - Tiga kemenangan beruntun melawan Manchester City, Arsenal, dan Fulham menjadi bukti nyata bahwa Michael Carrick telah sukses melakukan "detoksifikasi" taktik di tubuh Manchester United.
Pelatih interim yang sengaja tidak disebut sebagai pengganti sementara itu berhasil menghapus kebingungan yang selama 14 bulan terakhir menyelimuti Old Trafford di bawah rezim Ruben Amorim.
Kunci kebangkitan Setan Merah ternyata bukan terletak pada inovasi taktik yang rumit, melainkan keberanian Carrick untuk menyederhanakan permainan dan mengembalikan pemain ke posisi naturalnya.
Perubahan paling mencolok terlihat pada keputusan Carrick untuk mempercayai formasi empat bek sejajar, meninggalkan skema tiga bek yang dipaksakan Amorim dalam 62 dari 63 pertandingannya.
Kestabilan di lini belakang ini memberikan dampak signifikan pada kebebasan lini tengah dan depan untuk berkreasi.
Sorotan utama tertuju pada peran Bruno Fernandes yang akhirnya kembali "hidup" setelah dikembalikan ke posisi favoritnya sebagai pemain nomor 10.
Di era Amorim, kapten tim itu seringkali dimainkan terlalu ke dalam atau melebar karena ketidakmampuan sang pelatih mengakomodasi Fernandes dalam formasi 3-4-3.
Selain itu, Carrick juga membuat keputusan berani dengan langsung menjadikan Kobbie Mainoo sebagai starter di lini tengah berduet dengan Casemiro.
Padahal, gelandang muda Timnas Inggris berusia 20 tahun itu sebelumnya dibekukan dan tidak pernah menjadi starter di Premier League musim ini oleh Amorim.
Baca Juga: Cole Palmer ke Manchester United Gantikan Bruno Fernandes?
Keputusan-keputusan logis inilah yang menjadi fondasi kemenangan dramatis 3-2 United atas Fulham di Old Trafford, Selasa malam lalu.
Meski sempat unggul 2-0 lewat Casemiro dan Matheus Cunha, United nyaris kehilangan poin saat Fulham menyamakan kedudukan di masa injury time.
Namun, Benjamin Sesko muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan di menit ke-94, sebuah momen klasik "Fergie Time" di hadapan Sir Alex Ferguson.
Gol Sesko tersebut merupakan buah dari keberanian Carrick melakukan pergantian pemain yang bersifat like-for-like atau sepadan, yakni mengganti penyerang dengan penyerang.
Masuknya Sesko menggantikan Cunha adalah pola yang sama saat Carrick memasukkan Cunha untuk menggantikan Bryan Mbeumo saat menang lawan Arsenal pekan sebelumnya.
Pendekatan ini sangat kontras dengan kebiasaan Amorim yang kerap mengganti pemain bertahan saat tim sedang tertekan, yang justru sering mengundang bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas
-
Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026
-
David Raya Ungkap Kondisi Cedera Usai Bawa Arsenal Menang Tipis atas Burnley