-
Atalanta resmi melaju ke semifinal Piala Italia setelah mengalahkan Juventus dengan skor telak 3-0.
-
Tiga gol kemenangan dicetak oleh Gianluca Scamacca, Kamaldeen Sulemana, dan juga Mario Pasalic.
-
Pertandingan semifinal dijadwalkan akan berlangsung dalam dua leg pada Maret dan April mendatang.
Suara.com - Kejutan besar terjadi di babak perempat final Piala Italia saat tuan rumah tampil sangat dominan.
Stadion Gewiss menjadi saksi bisu runtuhnya pertahanan tim tamu dalam laga yang berlangsung sengit.
Atalanta berhasil mengamankan tiket semifinal setelah membungkam perlawanan Juventus dengan skor meyakinkan 3-0.
Kemenangan ini memastikan langkah skuad asuhan La Dea untuk terus bermimpi meraih trofi domestik.
Laga yang berlangsung Kamis waktu setempat tersebut memperlihatkan efektivitas serangan balik yang sangat mematikan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tim tamu sebenarnya langsung mengambil inisiatif untuk menekan area pertahanan lawan.
Francisco Conceicao sempat memberikan ancaman serius melalui tendangan keras yang mengarah tepat ke gawang.
Kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga kesucian jalannya pertandingan.
Tidak lama kemudian, giliran Manuel Locatelli yang mencoba peruntungan melalui sepakan dari luar kotak penalti.
Baca Juga: Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
Sayangnya, upaya keras Locatelli tersebut masih melambung jauh di atas mistar gawang yang dijaga ketat.
Meskipun terus berada di bawah tekanan tim lawan, Atalanta justru mampu mencuri keunggulan lebih dahulu.
Momen krusial terjadi pada menit ke-27 saat wasit menunjuk titik putih untuk keuntungan tuan rumah.
"Atalanta melaju ke semifinal Piala Italia seusai menaklukkan Juventus dengan skor 3-0 pada babak perempat final di Stadion Gewiss, Bergamo, Kamis waktu setempat."
Gianluca Scamacca yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sangat tenang dan tanpa kesalahan sedikitpun.
Sepakan penaltinya berhasil mengecoh Mattia Perin dan mengubah kedudukan menjadi satu kosong untuk keunggulan Atalanta.
Setelah tertinggal satu gol, Si Nyonya Tua berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka secara masif.
Gleison Bremer mendapatkan peluang emas melalui tandukan kepala yang memanfaatkan situasi bola mati di depan gawang.
Namun, arah bola sundulan bek asal Brasil tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang Marco Carnesecchi.
Hingga waktu istirahat tiba, skor keunggulan tipis untuk tuan rumah tetap bertahan di papan skor.
Memasuki babak kedua, tim tamu kembali memperagakan pola permainan menyerang untuk mencari gol penyama kedudukan.
Weston McKennie mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka di dalam area pertahanan lawan yang rapat.
Sangat disayangkan, akurasi tembakannya masih belum menemui sasaran dan hanya melebar dari tiang gawang lawan.
Atalanta yang bermain sangat disiplin menunggu momentum yang tepat untuk melancarkan serangan balik yang cepat.
Pertandingan pun menjadi semakin terbuka karena kedua tim saling melakukan jual beli serangan yang berbahaya.
Petaka bagi tim tamu kembali hadir saat pertandingan sudah memasuki menit ke-77 di babak kedua.
Kamaldeen Sulemana berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.
Sulemana menyambar bola liar dengan sangat cepat sebelum para pemain bertahan lawan mampu mengantisipasi arah datangnya bola.
Skor pun berubah menjadi dua kosong yang membuat mental bertanding para pemain tamu semakin tertekan hebat.
Kemenangan tuan rumah semakin tidak tergoyahkan ketika laga hanya menyisakan waktu lima menit sebelum bubaran.
Mario Pasalic melepaskan tembakan akurat yang merobek jala gawang Mattia Perin untuk ketiga kalinya malam itu.
Gol pada menit ke-85 tersebut memastikan pesta kemenangan Atalanta di hadapan pendukung fanatik mereka sendiri.
Meskipun sudah tertinggal jauh, tim tamu tetap berupaya keras untuk setidaknya memperkecil selisih angka yang ada.
Namun, pertahanan kokoh yang digalang oleh lini belakang tuan rumah tidak mampu ditembus hingga laga berakhir.
Skor telak tiga gol tanpa balas tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi tim tamu untuk meraih prestasi di kompetisi piala domestik.
Sebaliknya, keberhasilan ini membawa angin segar bagi para penggemar fanatik La Dea di seluruh dunia.
Laga semifinal nantinya akan menggunakan format dua pertemuan yang dijadwalkan pada Maret dan April mendatang.
Atalanta kini tinggal menunggu lawan selanjutnya untuk memperebutkan satu tiket menuju partai final yang bergengsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jadwal Timnas Indonesia di Grup Neraka Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang di Laga Perdana
-
Daftar Musisi Pembukaan Piala Dunia 2026, Ada Katy Perry
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026 di Tengah Perang dengan Amerika Serikat dan Israel
-
Pekerja Stadion SoFi Los Angeles Gugat FIFA Jelang Kick Off Piala Dunia 2026 Karena Ini
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Minta Timnas Indonesia Nikmati Status Underdog
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah